Kemenag Lotim Berharap Calon Jemaah Haji Tahun Ini Bersabar

Ilustrasi

Lombok Timur (Inside Lombok) – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Lombok Timur menetapkan sesuai instruksi dari pusat bahwa pelaksanaan ibadah haji tahun ini ditiadakan. Calon jemaah haji (CJH) asal Lotim diharapkan untuk bersabar.

Kepala Bidang Pelaksanaan Haji dan Umrah, H Makkinuddin mengatakan, pelaksanaan ibadah haji pada tahun ini ditiadakan sesuai instruksi dari Kemenag Pusat. Peniadaan ibadah haji ini akibat dari wabah covid-19 dan juga hasil kajian dari beberapa pihak.

“Dari kajian tersebut, kita diinstruksikan untuk tidak melaksanakan ibadah haji pada tahun ini,” ujarnya saat dihubungi melalui whatsapp oleh Tim Inside Lombok, Selasa (02/06/2020).

Sedangkan jumlah calon jamaah haji yang sudah melunasi BPIH pada pelunasan tahap kedua berjumlah 834 orang. Sementara sebelumnya pada tahap pertama yaitu 723 CJH.

“834 orang CJH pada tahap kedua bertambah, dikarenakan jemaah yang gagal sistem, penggabungan dan cadangan,” ucapnya

Faktor yang memengaruhi calon jamaah haji yang tidak melunasi pembayaran yaitu, sakit, meninggal dan yang mengundurkan diri dengan alasan tertentu terkait merebaknya pandemi covid-19 di berbagai negara.

Sedangkan, untuk pelaksanaan manasik haji daring belum bisa diputuskan, apakah dilaksanakan atau tidak. Pihak Kemenag Lotim masih menunggu instruksi dari Kementerian Agama pusat.

“Kalau untuk manasik haji daring, belum ada keputusan dari pusat. Terkait peniadaan ibadah haji tersebut, rata- rata mundur satu tahun. Jika tidak ada keputusan lain dari Kemenag,”ucapnya.

Makki berharap agar semua calon jamaah haji yang gagal berangkat pada tahun ini bisa bersabar, mengingat peniadaan pelaksanaan ibadah haji tersebut, dikarenakan merebaknya pandemi covid-19.