Lombok Timur (Inside Lombok) – Kasus meninggalnya warga negara Brasil, Juliana Marins yang terjatuh di Gunung Rinjan tengah ditangani pihak kepolisian. Sampai saat ini ada lima saksi yang diperiksa pihak kepolisian, termasuk pemandu wisata (tour guide).
Selain memeriksa saksi, Polres Lombok Timur (Lotim) pun tengah berkomunikasi dengan Staf Duta Besar Brasil di Jakarta. Kasat Reskrim Polres Lotim, AKP I Made Dharma Yulia Putra mengatakan pihaknya telah melakukan pemeriksaan saksi-saksi sejak minggu lalu untuk meminta keterangan atas peristiwa tersebut.
Adapun lima saksi yang diperiksa yakni tracking organizer (TO), pemandu wisata, porter dan dua pihak Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR). Ke depan akan memeriksa teman korban yang berasal dari luar negeri untuk memperoleh keterangan. “Tadi kita sudah dapat kontak rekan korban yang berasal dari luar negeri, nanti kita akan gali keterangannya melalui Zoom,” katanya.
Selain itu, Polres Lotim melalui Kasat Reskrim telah menjalin komunikasi dengan Staf Duta Brasil yang ada di Jakarta. Sehingga nantinya keterangan secara terperinci akan dikirimkan melalui Email agar lebih mudah untuk dipahami. “Sedang kita jalin komunikasi dengan pihak Staf Kedutaan Brasil yang ada di Jakarta. Pihak yang ada di Jakarta juga sudah siap untuk membantu kita,” paparnya.
Diharapkan dengan adanya komunikasi yang berlanjut dapat memberikan keterangan yang sangat mendalam terkait jatuhnya wisatawan asal negara Brasil yang terjatuh hingga meninggal dunia di Gunung Rinjani. (den)

