Manggis Lobar: Komoditas Menjanjikan untuk Ekspor

Kepala Dinas Pertanian Lobar, H. Muhur Zokhri, saat menyambangi petani manggis di Sesaot. (Inside Lombok/Istimewa).

Lombok Barat (Inside Lombok) -Potensi ekspor manggis Lombok Barat (Lobar) dinilai cukup menjanjikan. Terlebih keberadaan pelabuhan Gili Mas, Lembar turut mendukung upaya peningkatan ekspor yang digaungkan oleh Kementerian Pertanian.

“Selain durian dan rambutan, komoditas hortikultura ada juga manggis kita yang sudah dipatenkan oleh Kementerian Hukum dan HAM,” ungkap Kepala Dinas Pertanian Lobar, H. Muhur Zokhri saat ditemui di kantornya, Rabu (13/10).

Diterangkan, saat ini banyak permintaan ekspor untuk manggis hasil panen petani Lobar. Permintaan itu mulai berdatangan dari Cina, Jepang hingga Singapura.

“Kemarin saya coba monitor ke Sesaot, sebagai salah satu kawasan penghasil manggis. Saya lihat petani kita sedang mengumpulkan produksi manggisnya” ujar Muhur. Saat itu, petani di kawasan Sesaot tengah sibuk untuk menyortir hasil panen. Terutama untuk memilah mana yang bisa lolos untuk langsung ekspor ke Cina, Jepang ataupun Singapura.

Untuk buah yang bisa diekspor tentu harus memenuhi beberapa standar. Sehingga saat tiba di negara tujuan, buah yang dikirim sesuai dengan yang diharapkan pembeli. “Jadi buah yang dikirim ini harus disesuaikan dengan apa yang diinginkan oleh pembeli di sana,” imbuhnya.

Penyortiran dibutuhkan untuk memastikan kondisi buah tetap aman sampai ke negara tujuan. Sehingga buah manggis yang dikirim dari Lobar adalah yang belum matang sempurna.

“Jadi kulitnya itu yang masih hijau, yang belum merah. Karena paling tidak kalau dikirim lewat laut itu bisa sampai 20 hari. Ketika sampai di tujuan buah ini sudah matang,” papar Muhur.

Lebih jauh dijelaskan saat ini di Lobar semakin banyak muncul eksportir hasil panen berbagai komoditas yang ada. Sehingga keberadaan pelabuhan internasional yang sudah mulai beroperasi di Lembar diakui sangat mendukung. Terlebih barang yang akan diekspor tidak perlu lagi melalui Bali ataupun Jawa.

“Kenapa mesti kita harus lewat Bali atau Jawa? Kan sudah ada pelabuhan Gili Mas. Saya kira kita bisa langsung ekspor,”ujarnya. Diakui, daerah penghasil manggis berkualitas di Lobar ada di Lingsar, Narmada dan sebagian di Gunungsari hingga Batulayar. Di mana ekspor manggis hasil panen petani Lobar ini sudah berlangsung sejak tiga tahun yang lalu.