Nelayan di Lotim Diimbau Antisipasi Badai Siklon Tropis

Alimudin saat memperbaiki jaring miliknya di pinggir pantai Labuhan Haji, Rabu (07/04/2021). (Inside Lombok/M.Deni Zarwandi).

Lombok Timur (Inside Lombok) – Berdasarkan rilis dari BMKG terdapat beberapa wilayah yang diperkirakan dilalui oleh dua bibit badai Siklon Tropis, salah satunya NTB. Untuk itu, BPBD Lotim dan Camat Labuhan Haji imbau nelayan dan warga untuk antisipasi dampak yang ditimbulkan oleh Siklon Tropis.

Camat Labuhan Haji, Muhir mengatakan, pihaknya telah meminta kepada seluruh kepala desa yang ada di Kecamatan Labuhan Haji untuk mengimbau masyarakat. Khususnya yang bekerja sebagai nelayan untuk antisipasi dampak cuaca buruk berdasarkan rilis dari BMKG dan juga Stasiun Meteorologi Zainuddin Abdul Majid.

“Kita harap nelayan mengantisipasi dampak cuaca ini. Tapi saya rasa nelayan yang lebih tahu kondisi cuaca di lautan,” katanya saat ditemui awak media di Kantor Camat Labuhan Haji, Rabu (07/04/2021).

Senada juga disampaikan oleh Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan BPBD Lotim, Iwan Setiawan bahwa pihaknya tidak bisa meminta nelayan untuk tidak melaut dikarenakan kebutuhan ekonomi para nelayan. Akan tetapi Iwan meminta para nelayan untuk berhati-hati dengan kondisi cuaca saat ini.

“Para nelayan kita lebih cerdas ketimbang kita di BPBD kalau masalah membaca cuaca alam baik itu dari ombak maupun angin,” jelasnya.

Sementara itu, salah seorang nelayan Amaq Alimudin menuturkan bahwa cuaca beberapa bulan ini sangat tidak bersahabat, sehingga aktivitasnya dalam mencari ikan sempat terganggu dan tidak melaut selama empat bulan.

“Kita tidak berani melaut sementara ini, kalau kita melaut sama saja kita mengantar nyawa kita,” tuturnya kepada Inside Lombok di Pantai Labuhan Haji.

Empat bulan tak melaut, Alimudin beserta nelayan lainnya harus memutar otak untuk mencari penghasilan dengan bekerja serabutan sembari menunggu cuaca yang kembali normal untuk melaut. Akan tetapi, Alimudin sudah berani melaut sejak satu hari lalu.

“Cuaca tidak saja berpengaruh terhadap ombak, tapi cuaca juga mempengaruhi sulit keluarnya ikan,” katanya.