NTB Raih Anugerah Paramakarya 2019 dari Wapres

Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi NTB, H. Iswandi (kanan) saat menerima penghargaan Anugerah Paramakarya tahun 2019 dari Wakil Presiden RI, Ma'ruf Amin di Istana Wakil Presiden, Jakarta (28/11/2019). (Inside Lombok/ANTARA/Humas Pemprov NTB). 

Mataram (Inside Lombok) – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat meraih anugerah Paramakarya Tahun 2019 yang diserahkan Wakil Presiden RI, Ma’ruf Amin atas keberhasilan pemerintah daerah itu dalam memberi dukungan dan pembinaan terhadap pelaku usaha kecil dan menengah.

Dalam keterangan tertulis diterima wartawan di Mataram, Kamis disebutkan, penghargaan Paramakarya merupakan anugerah khusus yang diselenggarakan oleh Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi kepada pemerintah daerah.

Program itu merupakan bantuan teknis global yang dikembangkan Organisasi Buruh Internasional (ILO) semenjak 1994 untuk membantu pengembangan usaha kecil dan menengah (UKM) serta menciptakan pekerjaan yang layak.

Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi NTB H. Iswandi, yang mewakili Gubernur NTB, saat menerima penghargaan, mengatakan NTB menerima penghargaan Paramakarya 2019 karena dinilai telah mampu berkontribusi dalam memberikan dukungan dan pembinaan terhadap pelaku usaha kecil dan menengah serta perusahaan yang berhasil meningkatkan produktivitasnya.

“Alhamdulillah, NTB menerima penghargaan dari Wakil Presiden,” ujar Iswandi seusai menerima penghargaan.

Wakil Presiden Ma’ruf Amin menuturkan anugerah bagi pelaku usaha ini telah menjadi salah satu tolok ukur bagi peningkatan kualitas usaha di Indonesia.

“Saya menyampaikan selamat kepada penerima penghargaan Paramakarya 2019 ini” kata Wakil Presiden Ma’ruf Amin di Istana Wakil Presiden, Jakarta.

Ma’ruf menyebutkan pihaknya mengharapkan pemerintah daerah terus mendorong peningkatan produktivitas di wilayah masing-masing. Keberhasilan birokrasi mempermudah dunia usaha memperluas lapangan kerja akan menciptakan efek berlanjut bagi kesejahteraan masyarakat.

“Penerima penghargaan Paramakarya ini sudah seharusnya menjadi contoh bagi perusahaan lain dalam hal peningkatan produktivitas,” katanya. (Ant)