25.5 C
Mataram
Jumat, 6 Februari 2026
BerandaBerita UtamaPariwisata Gili Menggeliat, Tapi Pasokan Air Bersih Jadi PR Besar

Pariwisata Gili Menggeliat, Tapi Pasokan Air Bersih Jadi PR Besar

Lombok Utara (Inside Lombok) – Kunjungan wisatawan ke kawasan Tiga Gili (Trawangan, Meno, Air) di Kabupaten Lombok Utara (KLU) mencapai 3 ribu orang per hari selama periode high season liburan pertengahan tahun ini. Bahkan okupansi dan pemesanan hotel sampai Agustus mendatang tercatat positif di atas 90 persen. Kendati, masih ada bayang-bayang masalah yang tak kalah genting, yakni isu Sistem Pengolahan Air Laut Menjadi Air Bersih (SWRO) yang kembali mencuat ke permukaan.

“Ini berarti trennya sangat positif. Cuma di periode sekarang ini kita harus betul betul lebih bersama hati hati jangan terlalu terlena,” ujar Ketua Gili Association Hotel (GHA), Lalu Kusnawan, Senin (21/7). Terkait antisipasi masalah pasokan air bersih, pihaknya pun sudah bersurat kepada Bupati KLU, seluruh jajaran terkait, bahkan hingga Presiden, demi mencari solusi atas polemik SWRO.

“Apapun itu, kalau seandainya ada masalah hukum, silakan dilanjutkan, karena ada kepentingan yang lebih besar. Saya berharap agar air tetap on, apapun permasalahan hukum yang sekarang saya mendukung itu, mengedepankan itu,” ungkapnya

Sorotan khusus juga diberikan untuk Gili Meno yang hingga saat ini belum mendapatkan pasokan air bersih yang memadai. Kendati demikian, melihat informasi beredar bahwa Bupati akan segera memberikan solusi, dan sangat diharapkan agar hal ini bisa segera terealisasi. “Semoga ini bisa terealisasi dengan baik, segera mungkin win-win solution,” imbuhnya.

Terkait dampak proses hukum yang sedang berjalan terhadap operasional SWRO, diyakini bahwa hal tersebut tidak akan berdampak langsung. Untuk mencegah hal itu terjadi, pihaknya telah bersurat kepada Bupati agar pemerintah mengeluarkan kebijakan atau diskresi yang memastikan kepentingan pasokan air bagi masyarakat tetap terpenuhi, terlepas dari masalah hukum yang ada. “Saya yakin pemerintah tidak akan mungkin tutup mata, tidak mungkin menyengsarakan rakyatnya, saya positif thinkingnya seperti itu,” pungkasnya. (dpi)

- Advertisement -

Berita Populer