Peluang NTB dan NTT Sebagai Tuan Rumah PON 2028 Sangat Kuat

21
Sekda NTB, Lalu Gita Ariadi menyerahkan berkas persyaratan sebagai Calon Tuan Rumah Pelaksana PON XXII Tahun 2028 kepada Ketua Panitia Penjaringan dan Penyaringan, Suwarno (Inside Lombok/ist)

Mataram (Inside Lombok) – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi NTB, Lalu Gita Ariadi mewakili Gubernur NTB, Zulkieflimansyah menyerahkan berkas persyaratan sebagai Calon Tuan Rumah Pelaksana PON XXII Tahun 2028 kepada Ketua Panitia Penjaringan dan Penyaringan, Suwarno. Peluang NTB dan NTT sebagai tuan rumah bersama gelaran itu semakin kuat.

“Untuk itu kami dengan perasaan bangga, bahagia, antusiastis, dan penuh harap, semoga niat baik bersama saudara kami dari NTT menjadi tuan rumah kembar PON XXI tahun 2028 mendapatkan sesuatu yang melebihi harapan,” kata Gita, Selasa (5/7) di Kantor KONI Pusat, Jakarta.

Pengurus KONI Pusat disebut akan segera melakukan visitasi ke daerah-daerah yang mengajukan usulan. Antara lain untuk mengecek venue olahraga existing, daya dukung akomodasi, aksesibilitas-konektivitas moda transportasi laut, darat, udara dan sarana prasarana pendukung lainnya.

Menurut Gita, penunjukan NTB dan NTT sebagai tuan rumah PON XXII – 2028, sejalan dengan konsep pengembangan kepariwisataan kedepan, yang terus mengembangkan sport tourism. “Sehingga sebagai tuan rumah kita pastikan harus mampu meraih Tri Sukses, sukses penyelenggaraan, sukses prestasi dengan lahirkan atlet-atlit unggul peraih medali emas dan sukses menarik minat investasi & ekonomi,” paparnya.

Ia mengajak pemda dan masyarakat NTB untuk berbenah, mari bergegas, menyiapkan diri jadi tuan rumah PON XXII – 2028.

Sementara itu, Ketua Panitia Penjaringan dan Penyaringan Calon Tuan Rumah Pelaksana PON XXII Tahun 2028, Suwarno, menyampaikan tim panitia penjaringan dan penyaringan akan melakukan verifikasi berkas.

Beberapa hal yang akan diteliti seperti, dukungan pemerintah daerah dan masyarakat setempat secara tertulis. “Di antaranya dukungan dari Gubernur dan Ketua DPRD,” kata Wakil I Ketua Umum KONI Pusat disaksikan langsung oleh Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman.

Dia menerangkan, setelah lolos verifikasi, tim panitia akan melakukan kunjungan lapangan, untuk memeriksa berbagai hal penting terkait persyaratan dan juga fisik, seperti kondisi arena, akomodasi, transportasi, SDM dan sebagainya.

“Sesuai rencana panitia akan melaporkan dan menetapkan tuan rumah PON XXII Tahun 2028 dalam Musyawarah Olahraga Nasional Luar Biasa (MUSORNASLUB) yang rencananya digelar Agustus 2022 mendatang,” pungkasnya. (azm)