32.5 C
Mataram
Jumat, 6 Februari 2026
BerandaBerita UtamaPembangunan Jalan Tak Kunjung Pasti, Warga Meang yang Sakit Parah Kembali Harus...

Pembangunan Jalan Tak Kunjung Pasti, Warga Meang yang Sakit Parah Kembali Harus Ditandu

Lombok Barat (Inside Lombok) – Asa warga Dusun Meang, Desa Persiapan Pengantap, Kecamatan Sekotong yang mengharapkan ruas jalan yang layak dan mulus untuk dilalui masih tanpa kepastian yang jelas. Setelah beberapa kali warga menandu ibu-ibu yang melahirkan viral di media sosial, kini seorang warga yang didiagnosa menderita penyakit kanker hati kembali harus ditandu menggunakan sebilah bambu dan selembar kain untuk menjangkau fasilitas kesehatan.

Salah seorang warga Meang, Fauzi Aris menuturkan bahwa Apit merupakan salah seorang warga setempat yang baru saja dibawa pulang dari RSUP NTB. Pria berusia 45 tahun itu ditandu sejauh 5 kilometer untuk melewati jalan yang sudah sangat tidak layak tersebut. Terlebih jika kawasan itu sudah diguyur hujan seperti saat ini. Jalan berbukit itu begitu curam, licin, becek berbatu dan berlumpur.

“Seperti kejadian-kejadian sebelumnya, orang melahirkan atau orang tua jompo yang sakit, cara terbaik kita untuk evakuasi dengan cara ditandu. Karena tidak kunjung diperbaiki Pemerintah,” tutur Fauzi, Rabu (14/05/2025).

Selama ini, warga Meang hanya bisa bergotong royong untuk saling menandu dengan bantuan empat hingga enam orang, jika ada warga yang sakit parah. Salah seorang warga yang lain juga mengutarakan kegusarannya terkait kondisi jalan yang menghambat aktivitas perekonomian mereka.

Selain mengkhawatirkan kondisi warga yang sedang hamil dan sakit parah, mereka juga menyampampaikan dampak perekonomian yang mereka rasakan. “Terus masalah petani juga, jagung yang seharusnya harganya Rp450 ribu, kadang-kadang keluar dari sini jadinya cuma Rp250 ribu karena kondisi ini,” keluh salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya tersebut.

Warga Meang pun berharap agar segera ada realisasi bantuan untuk perbaikan jalan yang menjadi akses vital tersebut. Supaya bisa memberi kemudahan untuk warga dalam mengakses layanan kesehatan, pendidikan dan aktivitas mereka yang lainnya. “Kami benar-benar berharap dari pihak pemda bisa sesegera mungkin menganggarkan untuk perbaikan jalan di Meang,” ujarnya. (yud)

- Advertisement -

Berita Populer