Pembangunan Jembatan Pemoles Kekurangan Dana Rp400 Juta

Progres pembangunan Jembatan Pemoles (Inside Lombok/Ist)

Lombok Tengah (Inside Lombok) – Pembangunan jembatan yang diharapkan masyarakat Dusun Pemoles Desa Batu Jangkih, Kecamatan Praya Barat Daya, Lombok Tengah (Loteng) dihentikan sementara. Sejumlah alat berat yang beroperasi di tempat itu telah diangkut kembali, lantaran kurangnya dana.

“Alat berat itu kan masih dibutuhkan di tempat lain, sementara kepastian pekerjaan jembatan Pemoles ini kan belum. Kalau dibutuhkan lagi ya kita datangkan lagi,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Loteng, L Rahadian saat dikonfirmasi.

Rahadian menjelaskan, progres pembangunan jembatan tersebut baru mencapai kurang dari 40 persen. Sementara ini belum bisa diselesaikan lantaran kekurangan anggaran. “Baru sampai abutment (penyangga jembatan). Abutment utara-selatan sudah selesai, tinggal platnya dan talut,” jelasnya.

Untuk menyelesaikan pembangunan jembatan tersebut, pemerintah daerah membutuhkan anggaran sekitar Rp1,2 miliar. Pembangunan akan dilanjutkan pada porsi APBD Perubahan dan iuran.

“Kemarin kan dana dari APBD ada dari Iuran juga ada, tidak menutup kemungkinan untuk melanjutkan juga iuran,” ujarnya.

“Sebenarnya kebutuhan tinggal ongkos tukang, kalau material sudah ada semen kerikil dan bahan lainya, kekurangan danaya sekitar Rp400 jutaan lah,” pungkas rahadian.

Diketahui bahwa dalam pembangunan jembatan tersebut pemerintah daerah dan masyarakat setempat bergotong royong untuk menyelesaikannya. Bahkan Bupati dan Wakil Bupati Loteng sempat melakukan kemah bersama ASN Loteng di sekitar lokasi tersebut. (fhr)