Pemkab Lotim Akan Buat Jembatan Penghubung Dua Pulau Terpencil di Jerowaru

Bupati Lotim bersama dengan Kapolda, Kapolres dan Dandim 1615 saat mengunjungi dua gili, Selasa (30/06/2020). (Inside Lombok/Humas Pemkab Lotim)

Lombok Timur (Inside Lombok) – Guna memudahkan akses masyarakat di dua pulau terpencil antara Gili Beleq dan Gili Re, Bupati Lotim janjikan akan membuat jambatan penghubung di dua pulau kecil di wilayah Jerowaru tersebut.

Bupati Lotim, HM Sukiman Azmy menyampaikan demi mewujudkan keamanan dan kemudahan akses masyarakat setempat, Pemkab akan membangun jembatan. Ini akan menjadi penghubung di antara dua pulau tersebut. Ia berjanji akan menyelesaikan jembatan itu sebelum masa jabatannya selesai.

“Setidaknya pada tahun 2021 mendatang jembatan tersebut dapat berdiri meskipun berbahan kayu,” ucapnya.

Keinginan Bupati Lotim dalam membangun jembatan tersebut disambut baik oleh warga setempat. Seperti diketahui, anak-anak dari Gili Re harus ke sekolah di Gili beleq dengan menggunakan ban dalam bekas untuk menyebrang. Adapun disaat air surut jarak antara gili tersebut bisa dilalui dengan berjalan kaki berkisar 200 meter.

“Kita juga akan bangunkan sekolah dasar di Gili Re tersebut guna menunjang pendidikan,” ujarnya.

Ia menegaskan pendidikan harus didekatkan kepada masyarakat, sehingga Pemda mendirikan SD-SMP Satu Atap. Ia berharap opsi yang ada dapat mengurai persoalan pendidikan di Gili Re. Sehingga anak-anak dapat pergi dan pulang sekolah dengan lebih aman.