Realisasi Dana Kelurahan di Mataram Mencapai 75 Persen

233
Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Mataram HM Syakirin (Inside Lombok/ANTARA News/Nirkomala)

Mataram (Inside Lombok) – Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, menyebutkan realisasi dana kelurahan hingga saat ini mencapai sekitar 75 persen dari 50 kelurahan yang ada di kota ini.

“Alhamdulillah, sampai saat ini hanya tinggal beberapa kelurahan saja yang masih kita proses pencairannya selebihnya anggaran sudah diterima kelurahan,” kata Kepala BKD Kota Mataram HM Syakirin Hukmi di Mataram, Senin.

Dikatakannya, besaran dana kelurahan untuk Kota Mataram tahun ini Rp18 miliar lebih dicairkan dalam dua tahap. Dana kelurahan tersebut dibagi rata ke 50 kelurahan dengan nominal masing-masing sekitar Rp370 juga yang dicairkan dalam dua tahap juga.

Pencairan dana kelurahan saat ini merupakan pencairan tahap pertama, sementara tahap kedua direncanakan pada Agustus 2019. Namun demikian, salah satu persyaratan pencairan tahap kedua adalah 50 persen atau sekitar Rp4 miliar dari dana yang telah dicairkan tahap pertama sudah terserap.

Oleh karena itu, Syakirin berharap, kelurahan yang sudah menerima dana kelurahan agar segera melaksanakan kegiatan pemberdayaan yang telah direncanakan, agar proses administrasi pertanggungjwaban penggunakan dana bisa selesai tepat waktu.

“Apabila  dana tahap pertama belum terserap 50 persen, maka pencairan dana tahap kedua tidak dapat kita ajukan, sementara kita diberikan waktu paling lambat 16 Agustus 2019,” katanya.

Untuk menghindari adanya pembekuan dana kelurahan tahap kedua, kata dia, pihaknya telah berkoordinasi dan menekankan aparat kelurahan melalui kecamatan agar dapat mengoptimalkan penggunaan dana tersebut.

“Pihak kecamatan telah berkomitmen, tanggal 10 Agustus 2019, semua administrasi sudah dirampungkan,” katanya.

Dana tersebut hanya boleh digunakan untuk dua kegiatan yakni peningatan sarana dan prasarana dan pemberdayaan masyarakat. (Ant)