RSIA Permata Hati Gelar Seminar Kesehatan bagi Nakes NTB

46
Seminar kesehatan yang digelar RSIA Permata Hati (Inside Lombok/ist)

Mataram (Inside Lombok) -Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Permata Hati gelar seminar kesehatan bagi para tenaga kesehatan (nakes) di NTB. Baik Dokter, perawat maupun para bidan untuk meningkatkan ilmu pengetahuan mereka tentang kesehatan di bidang Ibu dan anak. Kegiatan seminar kesehatan ini menjadi rangkaian kegiatan menyambut 7 tahun RSIA Permata Hati melayani masyarakat di NTB.

Direktur RSIA Permata Hati, dr Agus Thoriq, Sp.OG mengatakan seminar kesehatan yang dilaksanakan Minggu (14/8) kemarin sebagai bentuk apresiasi pihak RSIA Permata Hati kepada seluruh sahabat permata hati yang banyak bekerjasama dengan RSIA Permata Hati. Baik itu bidan, dokter umum, dokter puskesmas, hingga perawat yang selama ini sudah mempercayakan pasiennya kepada RSIA Permata Hati.

IMG 20220815 WA0015

Ada 3 pembicara yang mengisi dalam seminar kesehatan di antaranya ada dr. Agus Rusdhy H. Hamid. Sp.OG, Subsp KFM, MARS yang menjelaskan tentang peran nutrisi dari masa pra konsepsi hingga kehamilan. Kemudian ada dr. Reza Kurnia, Sp.A menerangkan tentang stimulasi pijat bayi dalam mendukung tumbuh kembang optimal anak dan dr. Menik Widyasari, Sp.KFR menjelaskan tentang gangguan bicara dan bahasa pada anak.

IMG 20220815 WA0016

“Diikuti 220 peserta terdaftar dari seluruh NTB bahkan ada yang sampai dari KSB (Kabupaten Sumbawa Barat), Lombok Timur juga. Alhamdulillah agak surprise ada yang sampai dari luar kota datang ke sini,” terangnya. Selain mendapatkan update ilmu, para peserta juga mendapatkan banyak doorprize dan hadiah.

IMG 20220815 WA0017

Melihat animo dari para tenaga kesehatan yang cukup antusias dengan seminar kesehatan ini. Pihak RSIA akan kembali menggelar untuk ke depannya. Apalagi dengan banyaknya peserta yang ikut dalam kegiatan tersebut.

IMG 20220815 WA0019

“Insyallah dengan ada animo ini kita akan rutin dilaksanakan. Ada peluang untuk 6 bulan sekali kita buat seminar, mungkin buat umum juga tidak hanya untuk tenaga kesehatan saja,” ucapnya.