28.5 C
Mataram
Sabtu, 7 Februari 2026
BerandaBerita UtamaTerdampak Efisiensi, Anggaran Perjalanan Dinas Dewan hingga Program Fisik di Lobar Kena...

Terdampak Efisiensi, Anggaran Perjalanan Dinas Dewan hingga Program Fisik di Lobar Kena Pangkas

Lombok Barat (Inside Lombok) – Ketua DPRD Lobar, Lalu Ivan Indaryadi menyebut anggaran perjalanan dinas anggota dewan dipangkas hingga 50 persen. Ini merupakan dampak dari efisiensi anggaran yang diberlakukan secara nasional. Selain itu, ada juga beberapa program fisik yang terpaksa harus ditunda.

“Belanja infrastruktur yang dikurangi, sehingga dampaknya sejumlah program fisik ditunda,” ujar politisi Golkar asal Sekotong ini saat dikonfirmasi Selasa (11/03/2025). Dijelaskan, setelah ada instruksi penyesuaian atau rasionalisasi belanja oleh pemerintah pusat, anggaran untuk Lobar saat ini berkurang sekitar Rp49-50 miliar.

Beberapa usulan program fisik terkait penanganan infrastruktur turut terdampak, misalnya penanganan jalan yang ada di Sekotong meliputi jalan di Desa Batu Putih, Sekotong Timur, Buwun Mas dan Cendimanik, serta Kedaro. Sebelumnya usulan penanganan berbagai ruas jalan itu sebenarnya sudah masuk anggaran DAK sebesar Rp2,7 miliar. Namun pengerjaannya tahun ini terpaksa harus ditunda, akibat dari efisiensi anggaran.

Melihat pemangkasan saat ini, Ivan berharap agar penanganan infrastruktur ini bisa dilaksanakan di tahun 2026 mendatang. Selain itu, pria yang akrab disapa Mamiq Bajang Sekotong (MBS) ini juga mengakui jika belanja perjalanan DPRD juga dipangkas. Ini berlaku secara menyeluruh, bahkan perjalanan dinas Presiden pun disebutnya juga ikut terkena efisiensi. “Apalagi kita di DPRD, kalau Kita DPRD 50 persen dipangkas. Setengahnya dikurangi” ungkapnya.

Dicontohkan, jika perjalanan dinas DPRD sebelumnya bisa lima hingga enam kali setahun, kini menjadi tiga hingga empat kali saja per anggota. Kendati, para dewan disebutnya telah memahami kebijakan tersebut. Karena daerah juga harus terkena pemangkasan yang cukup besar. “Besar sekali sehingga dampaknya pun besar,” imbuhnya.

Berdasarkan catatan, anggaran perjalanan dinas DPRD ini mencapai sekitar Rp1 miliar. Kemudian ada juga reses sebesar Rp2 miliar dan lainnya. Terkait hal itu, Ivan mengatakan pihaknya akan segera bertemu untuk berkomunikasi dengan Bupati dan Wabup membahas program-program yang terkena pemangkasan.

Sementara itu, Sekretaris Dewan (Sekwan) Lobar Syahrudin, mengatakan perihal pemangkasan belanja di DPRD itu telah disampaikan ke pimpinan. “Soal rencana pemangkasan 50 persen perjalanan dinas, kami sudah sampaikan ke pak ketua,” jelas Syahrudin. (yud)

- Advertisement -

Berita Populer