26.5 C
Mataram
Jumat, 6 Februari 2026
BerandaDaerahBanyak Anak-Anak Main Petasan di Mataram, Orang Tua Diminta Turut Perhatikan

Banyak Anak-Anak Main Petasan di Mataram, Orang Tua Diminta Turut Perhatikan

Mataram (Inside Lombok) – Sejumlah wilayah di Kota Mataram rawan menjadi tempat bermain petasan para remaja. Aktivitas ini dinilai mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat yang sedang melaksanakan ibadah.

Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Mataram, Nyayu Ernawati mengatakan para orang tua perlu turut memaksimalkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anaknya. “Orang tua untuk melarang anak-anak bermain petasan,” katanya, Rabu (5/3) pagi.

Ia mengatakan, bermain petasan tidak hanya membahayakan anak-anak yang terlibat, melainkan juga orang lain. Bahkan Pemerintah Kota Mataram juga sudah mengeluarkan imbauan larangan bermain petasan. “Kita harapkan juga mengikuti aturan untuk tidak bermain petasan di bulan Ramadan,” harapnya.

Menurutnya, suara petasan yang cukup besar sangat mengganggu kenyaman. Bahkan tidak sedikit orang yang refleks mengeluarkan sumpah-serapah karena kaget. “Tidak sengaja orang-orang mengeluarkan kata-kata kotor karena kaget,” katanya.

Nyayu tidak menyalahkan anak-anak bermain selama Ramadan. Namun, permainan yang dipilih diharap tidak mengganggu masyarakat. Guna memaksimalkan pengawasan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) diminta turun ke lokasi-lokasi yang kerap dijadikan lokasi main petasan.

“Petasan ini habis subuh. Setelah kita turun di masjid itu sudah mulai suara petasan. Setelah berbuka juga, dan yang paling sering itu pagi setelah salat subuh,” katanya. Pengawasan ini, lanjut Erna, tidak hanya tugas pemerintah daerah maupun orang tua melainkan juga semua lapisan masyarakat.

Pihaknya menekankan, guna menciptakan keamanan dan ketertiban merupakan tanggung jawab bersama. “Kita sama-sama melihat anak-anak kita. Karena disamping menganggu itu juga merugikan. Ini orang tua melarang anak-anak bermain bagi petasan. Uangnya itu lebih baik beli makanan,” tegasnya. (azm)

- Advertisement -

Berita Populer