26.5 C
Mataram
Kamis, 18 Juli 2024
BerandaDaerahDLH Loteng Siapkan Langkah Urai Sampah MotoGP

DLH Loteng Siapkan Langkah Urai Sampah MotoGP

Lombok Tengah (Inside Lombok) – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lombok Tengah (Loteng) siapkan petugas khusus untuk penanganan sampah selama event MotoGP pertengahan Oktober mendatang. Untuk itu, ada tiga lokasi tempat pembuangan sampah (TPS) yang disiapkan tidak jauh dari lokasi event.

Kepala Bidang Persampahan DLH Loteng, Lalu Maksum Supardi mengatakan sampah-sampah yang dikumpulkan di TPS sekitar lokasi event akan dipilah oleh petugas. Khusus sampah yang bisa didaur ulang kemudian akan dibawa ke Bank Sampah Mandalika.

“Kalau pada event MotoGP kami siaga dari pagi sampai malam, dipilih itu ada di tiga titik. Sampah yang bisa didaur ulang dibawa ke Bank Sampah Mandalika dan di Sengkol, kalau sisa-sisa makanan dan sayuran itu dibawa ke BSF yang ada di Sengkol itu untuk makanan maggot. Residu saja yang masuk ke TPA (tempat pembuangan akhir), itupun tidak banyak ” katanya, Kamis (21/9/2923) di Praya.

Dikatakan, sebelum sampah dibuang ke TPA, dilakukan beberapa kali pemilahan dan penimbangan. “Begitu datang dari paddock ditimbang. Setelah dipilah ditimbang lagi yang masuk ke TPA berapa, ke Bank Sampah berapa, dan Ke BSF berapa,” imbuhnya.

- Advertisement -

Dijelaskan, sampah yang dihasilkan dari event MotoGP di Sirkuit Mandalika di 2022 lalu mencapai puluhan ton. Jumlah itu kata Supardi lebih banyak dari sampah saat event WSBK.

Selain itu juga, untuk menyambut event MotoGP Mandalika Oktober mendatang pihaknya sudah siap dari sisi pengelolaan dan pengolahan sampah. “Kita sudah sangat siap ini untuk itu, karena ini Loteng. Bagaimanapun bagusnya event MotoGP itu kalau sampahnya tidak terurus kan susah,” tegasnya.

Sementara itu, TPAS Pengengat juga disiapkan untuk menampung sampah yang dihasilkan selama event MotoGP. TPAS itu memiliki dua blok, yakni blok atas dan blok bawah dengan luas areal keseluruhan mencapai 10 hektare.

“Kalau luas keseluruhan areal TPAS itu sekitar 10 hekatare, kalau kapasitasnya sampai seratusan ton yang dua blok itu,” katanya. Guna mempersiapkan penanganan sampah pada event MotoGP Oktober ini pihaknya akan melakukan rapat bersama DLHK Provinsi NTB. “Kalau untuk tahun ini kita insyaallah besok ada rapat dengan Provinsi,” tandasnya. (fhr)

- Advertisement -

Berita Populer