25.5 C
Mataram
Jumat, 6 Februari 2026
BerandaDaerahNTB2.247 Rumah Terdampak Gempa di KLU Diusulkan Dapat Bantuan Dana Rehabilitasi

2.247 Rumah Terdampak Gempa di KLU Diusulkan Dapat Bantuan Dana Rehabilitasi

Lombok Utara (Inside Lombok) – Lima tahun sejak gempa bumi dahsyat mengguncang Lombok pada tahun 2018, ribuan warga di Lombok Utara masih menanti bantuan Pemerintah untuk memulihkan tempat tinggal mereka. Kini secercah harapan kembali muncul setelah Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Lombok Utara, mengajukan proposal bantuan dana rehabilitasi dan rekonstruksi untuk 2.247 rumah yang terdampak.

Usulan bantuan ini telah ditindaklanjuti dengan undangan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk mengikuti pertemuan pra-verifikasi pada Juli 2025 kemarin. “Kami diundang untuk penelaahan proposal, dan dari sekian banyak daerah, hanya tiga kabupaten yang diundang, salah satunya Lombok Utara,” ujar Kepala BPBD Lombok Utara, M. Zaldy Rahadian, Selasa (5/8). Dalam pertemuan tersebut, BNPB memberikan tiga poin penting yang harus dipenuhi. Pertama, rumah yang diusulkan harus benar-benar terdampak gempa tahun 2018. Kedua, adanya pendanaan sharing dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah. Ketiga, tim verifikasi lapangan akan melihat langsung kondisi rumah, baik yang sudah selesai, baru setengah jadi, atau hanya pondasinya saja.

Bagi rumah yang sudah selesai dibangun, BNPB meminta adanya jaminan bahwa bangunan tersebut tahan gempa. Hal ini menjadi syarat mutlak untuk memastikan keselamatan masyarakat di masa depan. Saat ini, BPBD Lombok Utara masih menunggu jadwal pasti dari tim BNPB untuk melakukan verifikasi di lapangan. “Sesuai dengan proposal yang kami ajukan, 2.247 rumah dengan kategori rusak berat menjadi prioritas kami. Semoga ini menjadi kabar baik bagi masyarakat Lombok Utara, terutama mereka yang rumahnya terdampak dan belum mendapatkan bantuan pemerintah,” tuturnya.

Usulan bantuan ini menjadi angin segar bagi ribuan keluarga yang selama ini berjuang untuk bangkit dari trauma gempa. Keberhasilan proses verifikasi dan pencairan dana ini akan menjadi kunci penting dalam memulihkan kehidupan masyarakat dan membangun kembali Lombok Utara yang lebih tangguh. “Mudah-mudahan ini menjadi kabar yang baik masyarakat Lombok Utara khususnya yang rumahnya terdampak dan belum mendapatkan bantuan pemerintah,” demikian. (dpi)

- Advertisement -

Berita Populer