Mataram (Inside Lombok) – Pemulangan jemaah haji embarkasi Lombok masih berlangsung. Untuk memastikan kesehatan jemaah yang kembali ke Tanah Air, petugas memeriksa kondisi fisik para jemaah. Sampai saat ini jumlah jemaah yang sudah tiba di Tanah Air yaitu sebanyak 2.358 orang termasuk petugas yang ada di masing-masing kloter.
Kepala Badan Kekarantinaan Kesehatan Mataram, Suparlan mengatakan tinggal enam kloter yang belum dipulangkan dan masih menunggu jadwal. “Yang hari ini (Rabu 18 Juni) itu kloter 6 sudah berkumpul bersama keluarganya,” katanya, Rabu (19/6) malam.
Ia mengatakan, dari 393 jemaah kloter 6 sebanyak lima orang mendapatkan perawatan sebelum berkumpul bersama keluarga. Kelima jemaah tersebut disebut hanya merasa kelelahan dan mendapatkan pemeriksaan dari petugas.
“Secara umum jemaah kita kloter 6 asal Lombok Tengah baik-baik saja. Tidak ada yang ada jemaah kita yang dirujuk ke RSUD provinsi NTB. Paling di rawat di klinik embarkasi saja ada lima orang,” katanya.
Ia mengatakan, lima jemaah yang dirawat di klinik tersebut rata-rata berusia lanjut. Selain itu, jemaah tersebut juga masuk kategori berisiko tinggi “Kita hanya berikan oksigen saja,” katanya.
Penyakit yang diantisipasi dibawa oleh para jemaah haji yaitu Covid-19 dan Meningitis. Selama berada di Tanah Suci, para jemaah diminta untuk menggunakan masker jika berada di tengah keramaian. “Tetap menggunakan masker,” katanya.
Sedangkan jika sudah berada di Tanah Air, petugas kesehatan di masing-masing kabupaten dan kota diminta aktif untuk memeriksa kesehatan jemaah. “Itu tugas kesehatan untuk memantaunya. Notifikasinya dari kita,” katanya.
Jemaah juga diminta aktif datang ke fasilitas kesehatan untuk memeriksa kesehatan jika merasakan adanya gejala. “jemaah tersebut harus mendatangkan fasilitas kesehatan dan dipantau,” katanya.
Sedangkan jemaah yang saat ini masih mendapatkan perawatan di Tanah Suci yaitu sekitar enam orang. Disebutkan, kondisi para jemaah tidak terlalu parah dan dalam tahap observasi “Kalau ada yang masih dirawat dan kloter sudah berangkat kita lanjutkan dengan kloter yang belum pulang,” katanya.
Hingga saat ini, jumlah jemaah haji yang meninggal dunia mencapai 19 orang. Dirincikan, 16 orang meninggal di Tanah Suci, dua orang pada saat proses pemberangkatan dan satu jemaah meninggal ketika sudah tiba di Tanah Air. “Kemarin meninggal saat tiba di Tanah Air dan dirujuk ke rumah sakit Mandalika,” tutupnya. (azm)

