Mataram (Inside Lombok) – Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Nasional (Fornas) VIII dipastikan akan sangat meriah. Pasalnya, event olahraga rekreasi tersebut tidak hanya dari daerah-daerah di Indonesia, melainkan akan disaksikan oleh anak Presiden Turki, Necmettin Bilal Erdogan dan sembilan perwakilan anggota Association of Southeast Asian Nations (ASEAN).
Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Nasional (FORNAS) VIII NTB yang akan diselenggarakan mulai 26 Juli hingga 1 Agustus 2025. Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal mengatakan selain anak Erdogan dan perwakilan ASEAN, beberapa negara lain juga diundang, khususnya yang memiliki olahraga egrang dan panah serta berkuda.
“Observer dari negara-negara ASEAN juga akan kita undang untuk hadir. Karena kan banyak olahraga rekreasional dan tradisional mirip-mirip,” ujarnya Jumat (20/6) petang. FORNAS ini akan dihadiri oleh 20 ribu peserta dari berbagai daerah dari 72 Inorga seluruh Indonesia.
Event ini dipastikan memiliki dampak yang cukup besar dan akan disebar di beberapa kabupaten kota di NTB. “Tadi juga kita bahas upaya memastikan supaya dampak ekonominya luas dengan memastikan UMKM sebanyak mungkin,” jelasnya.
Sementara itu, Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri meminta keterlibatan semua pihak untuk bisa mensukseskan FORNAS VIII di NTB. Sebagai tuan rumah, masyarakat di NTB harus antusias terutama menyambut rombongan peserta yang dijadwalkan akan datang mulai 24 Juli.
“Jangan sampai timbul kesan bahwa yang semangat mengikuti FORNAS ini hanya peserta dari sejumlah Provinsi dan kami (Gubernur dan Wagub) memohon doa serta dukungan, karena sukses itu adanya kebersamaan dan dukungan dari semua pihak,” ujarnya.
FORNAS VIII akan menampilkan 28 pertunjukan kesenian daerah dengan durasi 1 hingga 2 jam dan olahraga masyarakat dari 72 Induk Organisasi Olahraga (INORGA) yang akan diperlombakan, di antaranya 24 Olahraga Kesehatan dan Kebugaran (OKK) yang dilaksanakan di Kota Mataram, 18 Olahraga Petualangan dan Tantangan (OPT) yang dilaksanakan di Lombok Barat (Lobar), Lombok Tengah (Loteng), Lombok Timur (Lotim) dan Kota Mataram serta 31 Olahraga Tradisi dan Kreasi Budaya (OTKB) yang dilaksanakan di Lobar, Loteng dan Kota Mataram. (azm)

