31.5 C
Mataram
Jumat, 30 Januari 2026
BerandaDaerahNTBLalu Iqbal Temui Menhub, Bahas Bus Listrik hingga Tiket Penerbangan

Lalu Iqbal Temui Menhub, Bahas Bus Listrik hingga Tiket Penerbangan

Mataram (Inside Lombok) – Ditetapkan sebagai Gubernur NTB terpilih berdasarkan hasil rekapitulasi KPU NTB, Lalu Muhammad Iqbal sudah mulai melakukan akselerasi, salah satunya dengan bertemu jajaran Menteri Kabinet Merah Putih. Menteri pertama yang ditemui adalah Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi.

Dalam pertemuan itu, keduanya membahas sejumlah isu strategis untuk pembangunan NTB. Mulai dari rencana penguatan transportasi publik, khususnya penggunaan bus listrik yang ramah lingkungan, pembangunan pelabuhan penumpang kapal cepat Benoa-Senggigi dan penyelesaian Pelabuhan Penumpang dan Barang di Desa Karumbu, Langgudu, Bima.

“Gubernur itu perpanjangan tangan pemerintah pusat di daerah. Jadi dari awal memang harus koordinasi dengan Kabinet supaya kerja-kerjanya sejalan dengan visi pimpinan nasional,” ujar Iqbal, Selasa (10/12). Menurutnya, waktu lima tahun terbilang singkat untuk membangun daerah, sehingga tidak perlu menunggu dilantik untuk mulai bekerja.

Terkait bus listrik, Iqbal menyampaikan jangkauan transportasi publik di NTB masih sangat rendah. Kondisi ini menghambat upaya peningkatan pembangunan pariwisata. “Karena itu perlu memikirkan alternatif kebijakan untuk mempercepat pengembangan transportasi publik dengan moda yang ramah lingkungan,” ujarnya.

Guna mendukung perkembangan pariwisata, Iqbal juga membahas rencana pembangunan pelabuhan khusus penumpang kapal cepat yang menghubungkan Senggigi dengan Pelabuhan Benoa di Bali. Selain untuk menyiapkan alternatif transportasi cepat selain jalur udara Bali-Lombok, juga untuk menghidupkan kembali pariwisata di Senggigi serta Kota Tua Ampenan. “Pembangunan pelabuhan ini kemungkinan akan menggunakan model kerjasama pemerintah dengan swasta,” ucapnya.

Sementara itu, terkait pelabuhan di Karumbu, Kecamatan Langgudu Kab Bima, saat ini pelabuhan yang dibangun oleh pemerintah pusat tersebut belum berfungsi secara optimal. Pelabuhan yang berstatus Pelabuhan Nusantara ini baru dipakai hanya untuk pelabuhan kapal-kapal ikan kecil.

“Pelabuhan ini nantinya harus dijadikan pelabuhan penumpang dan barang Bima-Sumba menggunakan kapal-kapal ASDP. Optimalisasi ini akan secara signifikan mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Bima Selatan,” tandasnya.

Pada kesempatan ini Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan selamat atas terpilihnya Iqbal sebagai Gubernur NTB 2025-2030. Menhub juga menyampaikan pentingnya optimalisasi infrastruktur transportasi yang sudah ada dan penguatan sumber pembiayaan alternatif untuk pembangunan infrastruktur transportasi baru.

“Banyak sekali infrastruktur transportasi yang sudah dibangun tapi belum optimal pemanfaatannya. Ini akan kita optimalkan. Kita juga akan dorong sumber pembiayaan alternatif untuk pembangunan infrastruktur baru, termasuk pelibatan swasta,” bebernya. (r)

- Advertisement -

Berita Populer