Mataram (Inside Lombok) – Pelayanan UPT Balai Kemasan dipastikan tetap berjalan secara maksimal, meskipun saat ini tengah dalam proses penyelesaian fisik pembangunan gedung dan instalasi mesin kemasan. Hal ini adalah wujud nyata komitmen pemprov NTB dalam menjawab berbagai masukan publik terkait progres proyek strategis ini.
Kepala UPTD Balai Kemasan Produk Daerah, M. Achiyat Winata menegaskan pelayanan di Balai Kemasan tidak pernah tertunda, meskipun terdapat tantangan teknis dalam penyelesaian infrastruktur. Pasalnya, belum lama ini banyak kritik dan masukan disampaikan masyarakat yang turut mengawal pembangunan daerah.
“Kami sangat memahami kekhawatiran publik dan selalu terbuka untuk masukan. Yang ingin kami tekankan, layanan Balai Kemasan sudah aktif dan dimanfaatkan oleh pelaku usaha sejak awal berdiri, bahkan sebelum proyek revitalisasi ini datang dan sebelum gedung utama rampung sepenuhnya,” ujarnya, Selasa (10/6).
Saat ini, UPT Balai Kemasan NTB telah menyediakan berbagai layanan penting, antara lain, desain kemasan produk gratis, cetak label dan stiker kemasan, sablon kemasan untuk plastik, gelas, dan kertas. Pembuatan kardus custom, serta layanan pengemasan steril dan vacuum. “Layanan ini tetap diberikan dari lokasi operasional yang telah disiapkan, jauh sebelum proyek revitalisasi itu hadir,” katanya.
Lebih lanjut, ini membuktikan pelayanan dan semangat kerja Dinas Perindustrian NTB melalui UPT Balai Kemasan terus dirawat hingga sambil menunggu proses finishing gedung dan penyempurnaan instalasi mesin-mesin tersebut. “Kami tidak menunggu semua 100% sempurna untuk mulai bekerja. Pelayanan terhadap UMKM adalah prioritas kami, dan saat ini pun sudah banyak pelaku usaha lokal yang merasakan manfaatnya,” ungkapnya.
Mengenai progres fisik gedung dan mesin, Dinas Perindustrian mengakui adanya beberapa kendala teknis yang sedang ditangani secara profesional. Koordinasi intensif terus dilakukan dengan kontraktor, konsultan perencana, dan pengawas proyek untuk memastikan semua berjalan sesuai standar. “Kami menjamin bahwa setiap hambatan yang muncul ditangani dengan serius,” ujarnya.
Pembangunan Balai Kemasan merupakan bagian dari upaya besar Pemprov NTB untuk meningkatkan kualitas produk lokal. Kemasan yang baik adalah kunci untuk menembus pasar yang lebih luas, baik di tingkat nasional maupun ekspor. Proyek ini tidak hanya berfokus pada pembangunan gedung, tetapi lebih kepada penciptaan layanan kemasan yang profesional, terjangkau, dan mampu mendongkrak daya saing UMKM.
“Kami percaya, pelayanan adalah esensi utama. Dan selama ini, meskipun belum semua rampung secara fisik, kami tetap hadir dan melayani. Ini adalah bentuk dedikasi kami untuk pembangunan industri lokal,” demikian. (dpi)

