25.5 C
Mataram
Jumat, 6 Februari 2026
BerandaDaerahNTBMotoGP Mandalika Diprediksi Berdampak Pada Perekonomian NTB

MotoGP Mandalika Diprediksi Berdampak Pada Perekonomian NTB

Mataram (Inside Lombok) – Penyelenggaraan MotoGP di Mandalika pada 3–5 Oktober 2025 diperkirakan memberi dampak ekonomi hingga Rp4,8 triliun. Pemerintah Provinsi NTB menyebutkan efek positif itu tidak hanya dirasakan di tingkat daerah, tetapi juga secara nasional.

Kepala Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistik (Kominfotik) NTB, Yusron Hadi, mengatakan prediksi tersebut disampaikan dalam kegiatan di Jakarta, Senin (29/9). Menurutnya, 70 persen masyarakat lokal dilibatkan dalam pelaksanaan event, termasuk sebagai marshall. “Penyerapan tenaga kerja tinggi, UMKM meningkat 30–50 persen per tahun,” ujarnya.

Selain itu, kunjungan wisatawan secara nasional dilaporkan naik 51 persen. Yusron menegaskan penyelenggaraan MotoGP tidak hanya berfokus pada kesuksesan acara, tetapi juga pada pemberdayaan masyarakat serta pengenalan budaya lokal kepada dunia.

“Injouney menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada semua pihak baik pusat dan daerah, private sector dan para sponsor hingga event ini terlaksana dengan baik,” katanya.

Pemprov NTB bersama pemerintah kabupaten dan kota juga menggelar pasar UMKM serta pertunjukan seni budaya untuk mendukung ajang internasional tersebut. “Memberi dukungan lainnya seperti fasilitas kesehatan, transportasi, penguatan destinasi wisata dan lain sebagainya supaya event ini dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas,” ungkap Yusron.

Ia menambahkan MotoGP menjadi etalase dunia yang menegaskan kesiapan NTB sebagai destinasi sport tourism unggulan. “Kami percaya dengan dukungan seluruh pihak baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, sektor swasta, dan seluruh pemangku kepentingan lainnya, MotoGP 2025 akan berlangsung sukses dan menghadirkan kebanggaan bagi bangsa Indonesia,” katanya.

Menurut Yusron, penyelenggaraan MotoGP sekaligus menjadi bagian dari visi pembangunan NTB Makmur Mendunia.

- Advertisement -

Berita Populer