24.5 C
Mataram
Jumat, 6 Februari 2026
BerandaDaerahNTBPemprov NTB Realisasikan Transfer Dana Rp109 Miliar dalam Pergeseran I APBD 2025

Pemprov NTB Realisasikan Transfer Dana Rp109 Miliar dalam Pergeseran I APBD 2025

Mataram (Inside Lombok) – Pengelolaan anggaran Pemerintah Provinsi NTB pada pergeseran I APBD 2025 berjalan dengan baik dan tepat sasaran. Baik dari sisi efisiensi, transfer dana ke kabupaten/kota, maupun penyelesaian hutang tahun sebelumnya.

“Setelah beberapa kali rapat bersama BPKAD, Bapenda, dan Bappeda sesuai arahan Gubernur, transfer dana untuk daerah senilai Rp109 miliar akhirnya terealisasi,” kata Lalu Pahrurrozi, anggota Tim Transisi Pemprov NTB, (10/4).

Dana tersebut dibagikan ke sejumlah daerah dengan rincian Kota Mataram Rp 9 miliar, Kabupaten Lombok Barat Rp 11 miliar, Kabupaten Lombok Utara Rp 6,9 miliar, Kabupaten Lombok Tengah Rp 12,8 miliar, dan Kabupaten Lombok Timur Rp 13,8 miliar. Di Pulau Sumbawa, alokasi dana untuk Kabupaten Sumbawa sebesar Rp 10,1 miliar, Kabupaten Sumbawa Barat Rp 26,4 miliar, Kabupaten Dompu Rp 7,08 miliar, Kabupaten Bima Rp 8 miliar, dan Kota Bima Rp 3,5 miliar.

Selain itu, Pemprov NTB juga mengalokasikan lebih dari Rp 30 miliar untuk bonus bagi seluruh atlet NTB. “Awalnya bonus ini diberikan bertahap, namun atas permintaan Gubernur, semuanya diselesaikan sebelum Idul Fitri,” ujar Pahrurrozi.

Chairul Mahsul, anggota Tim Transisi lainnya, menjelaskan bahwa pergeseran I APBD 2025 ini berpedoman pada Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025, dan salah satu sasaran utamanya adalah penyelesaian hutang pihak ketiga terkait pekerjaan tahun 2024. “Beban hutang kontraktual segera diselesaikan sebagai prioritas,” ujarnya.

Mahsul menambahkan, pergeseran ini juga mencakup penyelesaian tunggakan hutang BPJS dan pembayaran gaji ASN Provinsi NTB. “Pergeseran awal ini juga bertujuan untuk menyehatkan kondisi APBD Provinsi NTB,” katanya.

Komitmen Gubernur NTB dalam menurunkan angka kemiskinan dan menjalankan program prioritas lima tahun ke depan juga sudah dimulai pada pergeseran I dan akan semakin diperkuat pada pergeseran II mendatang. “Insya Allah, dalam Perubahan APBD NTB 2025, kondisi keuangan daerah akan lebih baik dan keluar dari ruang ICU,” tandasnya. (gil)

- Advertisement -

Berita Populer