Mataram (Inside Lombok) – Anggota DPR RI Komisi IX sebagai mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) sudah melakukan sosialisasi program makan siang bergizi gratis di 14 lokasi di Pulau Lombok. Dari pelaksanaannya di lapangan ada komunikasi yang terputus antara pemerintah daerah dengan BGN.
“Dari hasil pantauan saya selama ini melaksanakan sosialisasi di Pulau Lombok. Jadi komunikasi terputus antara Badan Gizi Nasional dengan pemerintah daerah,” kata Anggota Komisi IX DPR RI, Muazzim Akbar, Selasa (25/3) sore.
Ia mengatakan komunikasi yang terputus ini menyebabkan pemda kadang tidak mengetahui bahwa program prioritas Presiden RI Prabowo Subianto mulai direalisasikan di daerahnya. “Kadang-kadang pemerintah daerah tidak tahu ini. Tahu-tahunya sudah ada dapur di kabupatennya dia. Sudah ada dapur di kecamatan ini. Kabupaten tidak tahu,” katanya.
Ia menyarankan agar BGN membangun komunikasi dengan pemerintah daerah setempat sebelum melaksanakannya. Sehingga pemda tahu bahwa program tersebut sudah direalisasikan di daerahnya. “Karena yang punya rakyat, yang punya tempat lokasi semua ini kan pemerintah daerah,” katanya.
Ditegaskan Muazzim, jika BGN jalan sendiri tanpa koordinasi dengan pemda disebut akan cukup sulit berjalan dan pengawasan yang kurang maksimal. Karena jika dikomunikasikan, maka pemda dengan mudah untuk membangun dapur untuk program tersebut. “Pemerintah daerah bukan tidak mau membangun dapur itu, tapi pemda juga punya fasilitas tinggal ngomong saja kalau mau bangun dapur di lahan milik pemda,” katanya.
Disebutkan, jumlah dapur yang sudah terbangun di Pulau Lombok saat ini baru 30 unit dari ratusan dapur yang dibutuhkan. “Kita baru punya dapur sekitar 30. Dulu itu yang menjadi pilot project di Sakra Kabupaten Lombok Timur dan di Selaparang Kota Mataram,” katanya.
Dalam pembangunan dapur untuk mendukung program makan siang bergizi gratis ini, masing-masing pemda diminta untuk membangun satu unit dapur. Selain dari pemda, dapur ini juga akan diberikan kepada masyarakat yang mau ikut bergabung tentunya dengan memenuhi syarat-syarat. (azm)

