Lombok Timur (Inside Lombok) – Aksi massa nyaris berujung maut di Dusun Punikan, Desa Setungkep Lingsar, Kecamatan Keruak, Jumat (1/8/2025) siang. Seorang terduga pelaku pencurian sepeda motor yang dikejar warga hampir menjadi bulan-bulanan setelah bersembunyi di rumah warga.
Kasi Humas Polres Lombok Timur, AKP Nikolas Osman, mengungkapkan bahwa amarah warga sudah memuncak ketika pelaku berhasil ditemukan. “Massa sudah mengepung rumah dan siap melakukan tindakan main hakim,” ujarnya.
Pelaku yang diketahui berinisial AG warga Kecamatan Janapria, Lombok Tengah, ditangkap warga setelah diduga mencuri sepeda motor di Dusun Muntut, Desa Rensing, Kecamatan Sakra Barat. “Warga mengejar sampai ke Keruak. Begitu ketahuan bersembunyi di rumah warga, mereka langsung mengepung lokasi,” tambahnya.
Polsek Keruak yang menerima laporan dari Sekdes setempat segera bergerak cepat. Kapolsek Keruak IPTU Zulkipli memimpin negosiasi untuk menenangkan massa. Namun, saat petugas pertama kali mencoba mengevakuasi, pelaku sempat dipukul warga sehingga terpaksa diamankan kembali ke dalam rumah. “Untuk menyelamatkan nyawa pelaku, polisi akhirnya melakukan upaya penyelamatan dan berhasil mengevakuasinya dari kepungan massa,” jelas Nikolas.
Pelaku kini diamankan di Polsek Sakra Barat untuk proses hukum lebih lanjut. Barang bukti yang ikut diamankan antara lain satu unit Honda Beat putih bernomor polisi DR 3019 YW dan kunci letter T.
AKP Nikolas mengimbau masyarakat agar menahan diri dan tidak melakukan aksi main hakim. “Kami memahami emosi warga, tapi proses hukum harus tetap dijalankan sesuai aturan. Tindakan anarkis hanya akan merugikan semua pihak,” pungkasnya. (den)

