31.5 C
Mataram
Jumat, 6 Februari 2026
BerandaDaerahUsai Refokusing Anggaran, Pemkot Mataram Siap Bangun Dapur Program Makan Bergizi Gratis

Usai Refokusing Anggaran, Pemkot Mataram Siap Bangun Dapur Program Makan Bergizi Gratis

Mataram (Inside Lombok) – Pemerintah Kota Mataram siap membangun satu unit dapur untuk menyukseskan program makan bergizi gratis (MBG). Anggaran untuk pembuatan dapur itu dipastikan sudah siap, bersumber dari refocusing sejumlah program.

Walikota Mataram, Mohan Roliskana mengatakan MBG menjadi program prioritas pemerintah pusat sehingga pihaknya siap untuk mendukung program tersebut. “Kami akan melaksanakan apa yang menjadi kebutuhan mensupport program itu. Misalnya kami siap untuk itu,” katanya.

Sementara terkait kebutuhan anggaran pembangunan dapur mencapai Rp1-1,5 miliar. Angka ini disebut bisa dialokasikan melalui APBD Kota Mataram. Bahkan untuk menyukseskan kegiatan ini, Pemkot Mataram melakukan refokusing anggaran. “Pernyataan dari awal, refokusing itu akan terjadi. Untuk bisa mengafirmasi kegiatan ini. Kita siap dah untuk ini,” ucapnya.

Ia mengatakan, beberapa kegiatan Pemkot Mataram ditunda dan anggarannya akan digunakan untuk menyukseskan program makan siang bergizi gratis. “Beberapa kegiatan kita hold dulu lah untuk mensupport kegiatan ini,” katanya.

Lahan pembangunan dapur ini sambung Mohan belum ditentukan. Pemkot Mataram akan melakukan koordinasi dengan OPD agar bisa tahu teknisnya nanti seperti apa. “Kita harus duduk sama-sama dulu ini. Biar kita tahu teknisnya seperti apa,” katanya.

Program makan siang bergizi gratis menyasar peserta didik dan ibu hamil. Saat ini sudah ada sejumlah sekolah yang mendapatkan program tersebut misalnya di ke Kecamatan Selaparang. Jumlah sekolah di kecamatan tersebut yang sudah menerima makan siang bergizi tersebut sebanyak lima sekolah dengan jumlah peserta didik sebanyak 3.115 siswa.

Untuk diketahui, Ia mengatakan, di Kota Mataram akan ada 50 dapur tersebar di enam kecamatan. Misalnya di Kecamatan Selaparang yaitu membutuhkan 14 dapur karena jumlah penerima manfaat yaitu sebanyak 42.938 orang. “Ampenan itu 8 dapur karena penerima manfaat PAUD, SD, SMP, SMA, MI, Mts, MA, pondok pesantren dan ibu hamil sebanyak 23.137. Makanya di Ampenan 8 dapur. Di akhir tahun 2025,” katanya. (azm)

- Advertisement -

Berita Populer