Mataram (Inside Lombok) – Industri kerajinan rotan asal Lombok kembali menunjukkan taringnya di kancah global. Bale Rattan Lombok, salah satu eksportir yang bersiap menorehkan sejarah baru dengan meluncurkan ekspor perdana satu kontainer penuh produk rotan ke Spanyol. Langkah strategis ini bukan hanya menandai pencapaian besar bagi perusahaan, tetapi juga menjadi bukti nyata potensi produk lokal Lombok yang semakin diminati pasar internasional.
“Ini pertama kali ekspor yang satu kontainer atas nama kami sendiri ke Spanyol, mungkin akan berangkat akhir Agustus 2025,” ujar Owner Bale Rattan Lombok, Hartawaludin Awan, Jumat (25/7). Nilai ekspor perdana ini pun tidak main-main, mencapai sekitar 15.000 USD, atau setara dengan Rp200 juta hingga Rp250 juta.
Produk-produk yang akan meramaikan pasar Spanyol ini sangat beragam, menunjukkan kekayaan kreativitas perajin Lombok. Mulai dari dekorasi rumah (home décor), berbagai jenis keranjang rotan (rotan basket), hiasan lampu yang menawan, hingga meja dengan desain unik. “Yang paling banyak dicari itu rotan basket atau keranjang rotan,” ucapnya.
Meskipun ini adalah kali pertama Bale Rattan Lombok melakukan ekspor dalam skala besar satu kontainer, pihaknya sudah sering melakukan pengiriman kecil ke berbagai negara. Pengalaman mengirimkan produk ke berbagai negara ini menjadi modal berharga bagi Bale Rattan Lombok dalam menghadapi pasar global yang kompetitif. “Untuk partai besar baru pertama kali, tapi sedikit-sedikit kami banyak keluar negeri ngirimnya, dari Spanyol, Jerman, Jepang juga pernah,” ungkapnya.
Tingginya minat terhadap produk ini menunjukkan bahwa kerajinan tangan Lombok memiliki daya tarik tersendiri dan mampu bersaing dengan produk-produk sejenis dari negara lain. Untuk memenuhi permintaan yang signifikan ini, Bale Rattan Lombok tidak bekerja sendiri dimana melibatkan beberapa UMKM rotan yang ada di sekitar wilayahnya di Lombok Tengah. “Kami kolaborasi dengan beberapa teman yang memang membuat rotan juga di Lombok Tengah, ada tiga mitra terlibat dalam produksi ini,” katanya.
Kolaborasi ini tidak hanya memastikan terpenuhinya kuantitas, tetapi juga menjaga kualitas produk agar tetap prima. Dimana ekspor perdana satu kontainer ini bukan hanya sekadar transaksi bisnis, melainkan sebuah lompatan besar baginya dan UMKM yang terlibat. “Ini bukti nyata bahwa dengan kualitas, inovasi, dan kerja sama yang solid, produk-produk lokal dari Lombok punya potensi menembus pasar internasional,” demikian. (dpi)

