Dedara Asal Masbagik Lotim Wakili Indonesia pada Miss SEA Internasional

Baiq Relisya Gian Ningsih. (Inside Lombok/Istimewa dari Baiq)

Lombok Timur (Inside Lombok) – Baiq Relisya Gian Ningsih (22) seorang gadis kelahiran 8 November 1998 asal Desa Danger Kecamatan Masbagik, Kabupaten Lombok Timur, NTB. Ia berhasil mewakili NTB pada ajang Miss South East Asia Internasional 2020 di Bangkok, Thailand.

Sebelumnya, Putri dari Lalu Istina Apandi dan Elva Susanti merupakan seorang gadis asli Desa Danger, sehingga ia dijuluki kembang desa oleh warga setempat karena kecantikan dan kepintarannya.

Relisya panggilan akrabnya pernah menempuh pendidikan di TK Al Ijtihad Danger, SDN 1 Danger, SMPN 1 Masbagik, SMAN 2 Selong, dan kini masih mengemban pendidikan semester VII prodi Usaha Perjalanan Wisata di Politeknik Pariwisata Negeri Lombok.

Relisya pada awalnya tidak pernah membayangkan akan menjadi seperti ini yang berhasil mewakili NTB di kancah internasional. Sebab, pada tahun 2015 ia merupakan seorang anggota Paskibraka yang bertugas sebagai pembawa bendera pada saat upacara detik-detik proklamasi kemerdekaan di Lotim.

“Saya pernah menjadi anggota pakibraka di Lombok Timur pada tahun 2015. Namun tidak bisa saya lanjutkan dan beralih menjadi seorang model dengan niat untuk menambah pengalaman, dan dari itu juga saya mendapat jalan lain, ” ucapnya kepada Tim Inside Lombok, Rabu (19/08/2020).

Pencapaian yang ia raih sekarang tentu tidak mudah, beberapa kali ia ikut ajang model dan mengalami kegagalan. Namun dengan semangat yang ia miliki akhirnya bisa berbuah manis seperti sekarang.

“Awalnya untuk mencari pengalaman saja, terus mencoba ikut ajang walaupun gagal, tapi dari itu saya belajar dan memperbaiki apa yg menjadi kekurangan saya,” paparnya.

Jejak karir Relisya berawal dari tahun 2015. Relisya menjadi finalis pada ajang Puteri NTB 2015, Finalis Puteri Mandalika 2017, Terpilih menjadi Dedare Lombok Timur 2018, dan sekarang mewakili NTB pada ajang Miss South East Asia Internasional 2020 di Bangkok, Thailand.

Awal terpilihnya Relisya menjadi wakil NTB-Indonesia di ajang Miss South East Asia International Indonesia 2020 dari informasi beberapa temannya. Bahwa dibukanya audisi online ajang tersebut untuk mencari wakil NTB ke ajang Nasional.

Tepat tanggal 24 Maret 2020 Sanggar Seni Mahardika NTB yang saat itu dihadiri juri Nasional Mister Tourism and Culture Universe Indonesia 2019, Puteri Indonesia NTB 2018, dan beberapa undangan resmi instansi lainnya. Sang juri kala itu mengumumkan dibukanya audisi online regional NTB.

“Mendengar hal itu saya mendaftarkan diri pada ajang tersebut, saya berusaha mengikuti ajang tersebut tanpa beban dan mendapat dukungan penuh dari orang tua,” tuturnya.

Pada tanggal 1 Juni 2020, Relisya mendapatkan informasi bahwa ia terpilih mewakili NTB ke ajang Nasional, yang dimana audisinya berlangsung via zoom mengingat pada masa pandemi covid-19.

“Setelah satu bulan, tepat pada tanggal 1 Juli 2020, saya terpilih untuk mewakili Indonesia menjadi Miss SE Asia International 2020 yang akan di selenggarakan pada bulan Oktober di Thailand,” terangnya.

Relisya saat ini sedang memantapkan segala persiapan yang akan ia bawa menuju panggung Internasional di Thailand. Bersama dengan Regional Director sebagai pembimbingnya untuk tetap belajar pengetahuan tentang Budaya Dan Pariwisata, Latihan Catwalk, Keperibadian, Public Speaking, Beauty Class, dan latihan tari daerah.

“Tujuan dari ajang ini untuk memperkenalkan pariwisata dan juga budaya, kebetulan saya kuliah di lingkup yang sama untuk memperkenalkan pariwisata,” pungkasnya.