Dorna Berikan Perlakuan Khusus, Indonesia Bebas Atur Jadwal MotoGP Mandalika

Mandalika masuk kalender MotoGP 2021, Jum'at (6/11/2020). (Inside Lombok/Ida Rosanti)

Lombok Tengah (Inside Lombok)- Dorna sport, promotor MotoGP pada Jum’at (6/11/2020) secara resmi telah mengumumkan kalender MotoGP 2021 untuk musim depan. Setelah 22 tahun absen, Indonesia kembali masuk ke dalam kalender balap motor dunia, MotoGP 2021.

“Pengumuman kalender ini menjadi kabar menggembirakan bagi tim di tengah pandemi Covid-19”,kata CEO Mandalika Grand Frix Association (MGPA), Ricky Baheramsjah melalui keterangan tertulis, Jum’at (6/11/2020).

Pihaknya bertekad untuk mewujudkan event balap tersebut di tahun 2021 dengan diberikannya kepercayaan oleh Dorna di tengah situasi pandemi Covid-19 ini.

Diterangkan, dalam kalender MotoGP yang diumumkan Dorna, Indonesia masuk dalam reserve date. Di mana, Indonesia diberikan perlakuan khusus dengan menentukan sendiri kapan pelaksanaan yang terbaik menurut MGPA.

Dalam kalender tersebut, hanya bulan November dan Desember saja yang tidak terisi oleh jadwal balap MotoGP. Indonesia bersama dengan Portugal dan Rusia masuk reserve date.

“Reserve date memang tidak umum, hanya negara tertentu yang bisa mendapat perlakuan khusus ini”,terangnya.

Lebih lanjut, situasi dunia akibat pandemi Covid-19 belum bisa diprediksi hingga enam bulan ke depan.

Dengan adanya reserve date, Indonesia akan memiliki waktu untuk melihat apakah tanggal yang dipilih nantinya sesuai dengan situasi dan kondisi yang ada.

“Fokus kami tetap sama yaitu menyelesaikan konstruksi serta kesiapan operasional untuk 2021”,kata Ricky.

Senada dengan itu, Direktur Pengembangan Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), Edwin Darmasetiawan mengatakan, kepastian terkait dengan calendar MotoGP di Indonesia tahun 2021 akan memacu penyelesaian pembangunan lintasan balap MotoGP.

“Kami optimis pembangunannya akan tuntas sesuai target pada bulan Juni 2021”,katanya.

Kontruksi lintasan balap yang mengusung konsep sirkuit jalanan di era modern tersebut, lanjutnya masih berlangsung.

Saat ini pembangunan lintasan balap tersebut sudah memasuki fase lapis perkerasan mencapai 23,77 persen. Sementara pekerjaan groundwork sudah mencapai 87,5 persen dan ground improvement 97,31 persen.