Dinkes Mataram Segera Distribusi Vaksin COVID-19 ke 22 Faskes

Ilustrasi: Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Mataram dr H Lalu Herman Mahaputra menerima vaksin COVID-19, dalam pencanangan pelaksanaan vaksinasi COVID-19 perdana tingkat Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Kamis (14/1-2021). Inside Lombok/ANTARA/Nirkomala

Mataram (Inside Lombok) – Dinas Kesehatan Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, segera mendistribusikan vaksin COVID-19 ke 22 fasilitas kesehatan (faskes) yang sudah dinyatakan memenuhi kriteria untuk melayani pemberian vaksin COVID-19 di kota itu.

“Insya Allah, paling lambat Jumat (15/1-2021) vaksin COVID-19 mulai kami distribusikan ke 22 fakses yang sudah siap dan memenuhi kriteria,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Mataram dr H Usman Hadi di Mataram, Kamis.

Dikatakan, sebanyak 22 faskes pelaksana pelayanan vaksinasi COVID-19 antara lain meliputi, 11 puskesmas se-Kota Mataram, RSUD Kota Mataram, RS TNI AD, RS Bhayangkara, serta sejumlah klinik TNI/Polri.

“Vaksin COVID-19 akan kita distribusikan sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan daya tampung kulkas. Vaksin COVID-19, harus tetap berada pada kotak pendingin dengan suhu 2-8 derajat celsius. Jika berada di bawah suhu itu, vaksin kurang efektif,” katanya.

Terkait dengan itu, kriteria faskes boleh melayani vaksinasi COVID-19 adalah, harus memiliki kulkas khusus sesuai standar jangan sampai bercampur dengan sayur-sayuran.

Faskes pelayanan vaksin COVID-19, juga harus memiliki vaksinator yang sudah terlatih. Untuk saat ini 22 faskes yang siap masing-masing sudah memiliki satu vaksinator. Jumlah itu ke depan kemungkinan bisa bertambah sesuai kebutuhan termasuk jumlah faskes.

“Selain itu, faskes juga harus memiliki cool box  (kotak pendingin) untuk antisipasi ketika terjadi pemadaman listrik dan vaksin ini bisa bertahan sampai 12 jam. Tapi Insya Allah aman, kalaupun terjadi pemadaman listrik semua faskes termasuk puskesmas sudah punya genset,” katanya.

Lebih jauh Usman mengatakan, jumlah vaksin yang diterima dari Dinkes Provinsi NTB sebanyak 7.000 dosis, yang akan diberikan untuk tahap pertama kepada kepala daerah, anggota Satgas COVID-19, tokoh agama, tokoh masyarakat dan tenaga kesehatan.

Jumlah tenaga kesehatan (nakes) yang akan mendapatkan vaksin COVID-19 sebanyak 7.653 orang. Nakes inilah, yang pertama akan dilayani di 22 faskes yang sudah siap dan pelayanan vaksin COVID-19 diberikan secara gratis.

“Setelah vaksin COVID-19, kami distribusikan, nakes bisa mendapatkan vaksin di faskes terdekat baik di puskemas atau rumah sakit tempat bertugas. Kalau nakes RSUD Mataram, mulai pada Sabtu (16/1-2021),” katanya. (Ant)