Mataram (Inside Lombok) – Program layanan bayi tabung di RSUD H. Moh Ruslan Kota Mataram akan segera diresmikan. Saat ini layanan kesehatan tersebut masih dalam tahap uji coba laboratorium dan ditargetkan bisa resmikan April mendatang, atau setelah Ramadan.
Direktur RSUD H. Moh Ruslan Kota Mataram, Eka Nurhayati mengatakan semua fasilitas yang dibutuhkan sudah siap meski belum diresmikan. “Ini bayi tabung masih tes lab bisa 2-3 bulan. Uji coba dulu. Target habis lebaran kita launching. April insyaallah,” katanya, Kamis (13/2) pagi.
Ia mengatakan, semua alat dan fasilitas yang dibutuhkan sudah siap termasuk sumber daya manusia (SDM). Karena untuk program layanan yang baru ini dikerjasamakan dengan dokter lain di luar RS Ruslan. “Peralatan lain dan SDM sudah. Kita kerjasama dengan dokter lain dan kita berkolaborasi,” katanya.
Jika pelayanan ini beroperasi, maka akan menjadi satu-satunya rumah sakit pemerintah daerah yang memiliki layanan bayi tabung di Indonesia. Karena selama ini, layanan bayi tabung ada di rumah sakit swasta. Rumah sakit milik Pemerintah Kota Mataram ini nantinya menjadi contoh bagi rumah sakit yang lain di Indonesia.
Meski belum beroperasi, pasien yang sudah mendapatkan untuk bayi tabung sudah cukup banyak. Hanya saja, sebagian dari pasien tersebut sudah terlayani dan ada juga yang masih berada di daftar tunggu. “Jumlah pastinya belum tahu ya. Tapi sudah ada yang kita tangani dan ada juga yang masih di daftar tunggu. Data terakhir itu ada 50 tapi sekarang saya belum cek lagi,” terangnya.
Nantinya, sebelum launching program layanan baru ini, RSUD H. Moh Ruslan Kota Mataram menggelar seminar tentang layanan tersebut. “Kita seminar dulu sebelum launching. Kita rangkaian dengan seminar,” katanya. (azm)

