Polres Lobar Tangkap Terduga Gembong Narkoba di Wilayah Sekotong

Terduga gembong narkoba di wilayah Sekotong setelah ditangkap polisi. (Inside Lombok/Widia Cahyani Sukma)

Lombok Barat (Inside Lombok) – Kepolisian Resor (Polres) Lombok Barat menangkap seorang terduga gembong narkoba di Dusun Mahoni, Desa Buwun Mas, Kecamatan Sekotong, Lombok Barat pada hari Jumat (3/6/2020)

Penangkapan ini bermula dari informasi masyarakat bahwa di Dusun tersebut sering terjadi transaksi narkotika jenis shabu. Setelah melakukan penyelidikan, tim gabungan dari Satresnarkoba Polres Lobar bersama personel Polsek Sekotong melakukan penggerebekan dan menangkap R alias Lan di rumahnya. Dua orang rekan R berinisial Z dan B berhasil melarikan diri saat digrebek.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan 7 klip plastik sabu yang terdiri dari 36 poket, serta barang bukti lain berupa gunting, 2 buah korek api gas, 10 pipet plastik, 1 buah sumbu, 3 buah rangkaian alat hisap bong, 1 buah kotak HP yang di dalamnya berisi uang tunai Rp.46.000 rupiah dan satu buah tas pinggang berisi 1 botol liquid dan uang tunai sebesar Rp. 1.953.000.

Puluhan poket narkoba jenis shabu yang diamankan polisi dari penangkapan ini ditaksir senilai Rp20 juta.

Kapolres Lombok Barat AKBP Bagus Satriyo Wibowo S.IK mengatakan, atas barang bukti puluhan poket shabu serta penyelidikan yang dilakukan polisi, pelaku patut diduga sebagai pengedar bahkan termasuk dalam sindikat peredaran narkoba di wilayah Sekotong.

“Kami masih melakukan pendalaman, karena ini kita anggap sebagai sindikat yang cukup besar di wilayah kecamatan Sekotong. Kami terus dalami dan selidiki untuk mengungkap sumber-sumber barang ini termasuk jaringan dia,” kata AKBP Bagus Satriyo Wibowo S.IK Senin (6/7/2020).

Atas kasus ini, pasal yang disangkakan terhadap pelaku antara lain Pasal 114 Ayat (1), Pasal 112 Ayat (1) dan Pasal 127 Ayat (1) dengan ancaman hukuman pidana paling singkat 4 tahun dan paling lama seumur hidup dan denda maksimal Rp10 miliar.