25.5 C
Mataram
Jumat, 6 Februari 2026
BerandaLombok BaratAnak Yatim di Lobar Akan Terima Santunan Rp200 Ribu per Bulan

Anak Yatim di Lobar Akan Terima Santunan Rp200 Ribu per Bulan

Lombok Barat (Inside Lombok) – Dinas Sosial (Dinsos) Lombok Barat (Lobar) meminta bantuan para kepala desa dan kepala dusun untuk mendata anak yatim di wilayah mereka guna mendapatkan santunan sebesar Rp200 ribu setiap bulan. Pendataan dilakukan agar seluruh anak yatim yang kurang mampu dapat terdaftar sebagai penerima bantuan.

“Kita minta semua kepala desa untuk bantu kita, menyetor (mendata, Red) nama-nama anak yatim antar ke kita (Dinsos, Red). Untuk kita usulkan dapat bantuan (santunan),” ujar Kepala Dinsos Lobar, Lalu Winengan, saat ditemui di kantornya, Selasa (04/11/2025).

Winengan menjelaskan, santunan tersebut diberikan kepada anak yatim dari usia sejak orang tuanya meninggal hingga maksimal 18 tahun. Pencairan dana akan dilakukan langsung ke rekening penerima tanpa melalui desa atau pihak lain. “Nanti dia buat rekening (akan cair) Rp200 ribu per bulan,” katanya.

Ia menyebut kebijakan santunan anak yatim ini merupakan program Pemerintah Pusat yang sudah lama berlaku. Namun, di Lobar belum bisa diterapkan sebelumnya karena belum dilakukan pendataan. “Kita sudah mulai, ada yang sudah jalan (mulai pencairan, Red) sekarang. Sudah banyak yang ngambil,” ujarnya.

Selain melalui pendataan dari desa, anak yatim atau panti asuhan juga dapat langsung menyerahkan data ke Dinsos dengan melampirkan fotokopi Kartu Keluarga, akta kelahiran, foto diri, serta foto rumah tempat tinggalnya. “Harus menyertakan foto rumah, karena kalau anak yatim yang kaya kan gak mungkin mau begitu (dapat santunan),” jelas Winengan.

Ia menegaskan tidak ada batasan anggaran dari Pemerintah Pusat untuk program tersebut. Desa maupun daerah dapat mengusulkan berapa pun jumlah anak yatim yang layak menerima bantuan. “Gak ada batasan, berapa pun diusulkan,” tambahnya.

Program ini, kata Winengan, merupakan upaya pemerintah untuk memastikan tidak ada anak yatim yang terlantar di Lobar.

- Advertisement -

Berita Populer