25.5 C
Mataram
Jumat, 6 Februari 2026
BerandaLombok BaratBerkas Kasus Kematian Brigadir Esco Dinyatakan Lengkap

Berkas Kasus Kematian Brigadir Esco Dinyatakan Lengkap

Lombok Barat (Inside Lombok) – Kejaksaan Negeri Mataram menyatakan berkas perkara kematian Brigadir Esco Faska Rely telah lengkap atau P-21, Senin (08/12/2025). Penetapan ini menandai babak baru penyidikan kasus yang ditangani Satreskrim Polres Lombok Barat dan memberi kepastian hukum bagi keluarga korban. Berkas tersebut mencakup dugaan keterlibatan istri korban, Rizka Sintiani (RS), dan sejumlah tersangka lainnya.

Kasat Reskrim Polres Lombok Barat, AKP Lalu Eka Arya Mardiwinata, mengatakan pihaknya telah menerima surat P-21 dari kejaksaan. Ia menambahkan bahwa langkah selanjutnya adalah penyerahan tersangka dan barang bukti kepada Jaksa Penuntut Umum untuk proses pelimpahan ke pengadilan.

“Kami sudah menerima surat P-21 dari Kejaksaan Negeri Mataram terkait kasus almarhum Brigadir EFR. Ini membuktikan bahwa hasil penyidikan kami telah lengkap, memenuhi semua petunjuk dan persyaratan hukum,” ujarnya.

Kasus ini mencuat sejak penemuan jenazah Brigadir Esco di kebun belakang rumahnya di Dusun Nyiur Lembang, Desa Jembatan Gantung, Lembar, pada Agustus lalu. Polres Lombok Barat bersama Polda NTB membentuk tim gabungan dan menggunakan metode Scientific Crime Investigation (SCI) dalam penyelidikan.

“Sejak awal, komitmen kami adalah mengungkap kasus ini hingga tuntas, secara transparan, dan berdasarkan fakta-fakta ilmiah yang didukung oleh ahli,” kata Eka.

Menurut Eka, kelengkapan berkas menjadi validasi atas integrasi bukti konvensional dengan metode ilmiah dalam penetapan tersangka. Ia menyebut berbagai petunjuk JPU telah dipenuhi, termasuk pendalaman peran RS, HS, dan tersangka lainnya. Rangkaian pasal yang disangkakan mencakup dugaan pembunuhan berencana, pembunuhan, serta upaya menghambat penyidikan.

Eka menegaskan bahwa informasi yang beredar di masyarakat telah diverifikasi secara hukum dan tidak mempengaruhi jalannya proses penyidikan.

“Kami tegaskan, Polres Lombok Barat bekerja secara profesional dan tidak terpengaruh oleh isu-isu di luar ranah hukum yang tidak didukung oleh alat bukti sah. Fokus kami hanya satu, memastikan semua pelaku yang terbukti terlibat dalam tindak pidana ini mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum,” tandasnya.

- Advertisement -

Berita Populer