31.5 C
Mataram
Jumat, 6 Februari 2026
BerandaLombok BaratCegah Pelajar Bolos Sekolah, Satpol PP Lobar Intensifkan Patroli

Cegah Pelajar Bolos Sekolah, Satpol PP Lobar Intensifkan Patroli

Lombok Barat (Inside Lombok) – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Lombok Barat (Lobar) meningkatkan patroli terhadap pelajar yang bolos sekolah. Dalam kegiatan tersebut, petugas berhasil menjaring sejumlah siswa yang kedapatan berada di luar lingkungan sekolah pada jam belajar.

Kepala Satpol PP Kabupaten Lobar, I Ketut Rauh, mengatakan patroli dilakukan untuk memastikan para pelajar tetap mengikuti kegiatan belajar mengajar karena anak-anak masih memerlukan pengawasan. “Supaya dia bisa belajar dengan baik. Namanya juga anak-anak kalau kurang pengawasan kan lalai,” ujarnya, Kamis (9/10) pagi.

Ia menjelaskan, patroli dilakukan di berbagai lokasi seperti destinasi wisata dan tempat penyewaan playstation (PS), serta berdasarkan laporan masyarakat. “Ada laporan warga kalau lokasi itu sering ada kerumunan. Itu yang kita datangi. Tidak hanya destinasi wisata tapi semua tempat yang dijadikan tempat kumpul-kumpul di luar jam sekolah,” katanya.

Menurut Ketut Rauh, pelajar yang terjaring diberikan pembinaan di kantor desa terdekat sebelum dikembalikan ke pihak sekolah. “Kita juga kembalikan ke sekolah dan kita juga bawa ke kantor dan pihak sekolah yang kita panggil,” ujarnya. Patroli dilakukan setiap hari dengan sasaran berbeda, termasuk penertiban pedagang kaki lima (PKL) dan reklame tidak berizin.

Jumlah pelajar yang terjaring bervariasi, minimal lima orang per hari, mayoritas berasal dari tingkat SMP dan SMA. “Saat terjaring itu ada yang sedang main PS dan menikmati suasana luar ketika berada di luar,” katanya.

Untuk mencegah pelajar bolos, Satpol PP Lobar akan mendatangi sekolah-sekolah guna memberikan edukasi dan pembinaan agar siswa tetap berprestasi. “Bagaimana juga anak-anak ini tetap ada di sekolah. Kalau di luar sekolah juga memang berdasarkan ada tugas dari sekolah atau kegiatan ekstrakurikuler,” ujarnya.

Dari hasil patroli, ditemukan pula sejumlah pelajar yang mengenakan seragam dari rumah namun tidak pergi ke sekolah. “Pulang dan ketemu bersama keluarga ganti pakaian,” katanya.

- Advertisement -

Berita Populer