24.5 C
Mataram
Jumat, 27 Februari 2026
BerandaLombok BaratImbas Jalan Putus, Jenazah Warga Buwun Mas Dipulangkan Lewat Jalur Lombok Tengah

Imbas Jalan Putus, Jenazah Warga Buwun Mas Dipulangkan Lewat Jalur Lombok Tengah

Lombok Barat (Inside Lombok) – Inside Lombok melaporkan seorang warga Dusun Bengkang, Desa Buwun Mas, Kecamatan Sekotong, meninggal dunia di Rumah Sakit Tripat Gerung, Kamis (26/02/2026) sekitar pukul 15.30 Wita. Jenazah terpaksa dipulangkan melalui jalur Lombok Tengah karena akses jalan utama di wilayah tersebut putus dan tidak dapat dilalui kendaraan roda empat.

Kepala Desa Buwun Mas, Rochidi, mengatakan warganya sempat mendapat perawatan di Rumah Sakit Tripat Gerung sebelum dinyatakan meninggal dunia. “Iya, barusan saya diinformasikan oleh Kadus Bengkang, kalau warga yang sakit itu meninggal dunia tadi sore di rumah sakit Gerung (Tripat, Red),” kata Rochidi melalui pesan WhatsApp, Kamis (26/02/2026) malam.

Ia menjelaskan kondisi ruas jalan yang putus dan amblas di beberapa titik masih belum bisa dilalui kendaraan roda empat, termasuk ambulans. Setelah dinyatakan meninggal oleh dokter, jenazah dipulangkan ke rumah duka di Dusun Bengkang melalui jalur alternatif. “Setelah dinyatakan meninggal oleh pihak dokter pihak rumah sakit Gerung, kemudian dipulangkan lewat jalur Lombok Tengah ke rumahnya di Dusun Bengkang,” tuturnya.

Rochidi menyebut pemulangan melalui jalur alternatif terpaksa dilakukan karena jalur utama tidak dapat dilalui. “Ya mau tidak mau harus lewat Loteng atau lewat Pelangan sebagai alternatif,” imbuhnya.

Sebelumnya, warga tersebut sempat viral karena digotong saat mengalami sesak napas untuk melewati jalan yang putus pada Selasa (26/02) pagi. Menurut Rochidi, pihak dusun dan keluarga telah berkomunikasi dengan puskesmas terdekat untuk penjemputan menggunakan ambulans dan berencana bertemu di sisi jalan yang terputus.

“Sebenarnya sudah ada komunikasi sebelumnya dengan pihak Puskesmas. Tapi karena kendala jalan putus, maka ambulans Puskesmas terlambat datang. Dan yang sakit itu lebih dulu datang di sana (jalan putus, Red),” bebernya.

Ia menilai kondisi jalan yang putus dalam beberapa hari terakhir mendesak untuk segera ditangani guna mengantisipasi kejadian serupa. Rochidi menegaskan pihaknya tidak ingin ada warga yang terlambat mendapatkan pertolongan dan pelayanan kesehatan akibat akses jalan yang terputus.

- Advertisement -

Berita Populer