Lombok Barat (Inside Lombok) – Ketua DPRD Lombok Barat, Lalu Ivan Indaryadi, turun langsung membantu warga membangun jembatan darurat di Sekotong Timur, Rabu (25/02), setelah jembatan utama putus akibat tergerus arus sungai menyusul hujan deras. Selain bergotong royong di lokasi, ia juga memberikan bantuan dana Rp10 juta untuk pembelian material guna mempercepat pemulihan akses transportasi warga yang lumpuh selama beberapa hari terakhir.
Ivan yang merupakan politisi Partai Golkar asal Sekotong ikut bersama warga memasang batang pohon kelapa sebagai konstruksi jembatan darurat. “Sudah barusan saya turun, sedang dibuatkan jembatan darurat,” tuturnya saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp.
Ia menyatakan telah menggelontorkan dana pribadinya sebesar Rp10 juta untuk mendukung pembangunan tersebut. “Sudah saya kasih dana Rp10 juta untuk bangun jembatan darurat,” ungkapnya.
Dana tersebut digunakan untuk pembelian pohon kelapa dan kayu balok sebagai penopang. Harga satu batang pohon kelapa berkisar Rp1 juta hingga Rp1,5 juta, sementara kebutuhan untuk jembatan darurat diperkirakan mencapai 10 hingga 12 batang.
Ivan juga mendorong Pemerintah Kabupaten Lombok Barat agar segera menangani kondisi darurat tersebut secara permanen, mengingat jembatan itu menjadi akses utama dan satu-satunya bagi warga untuk beraktivitas. Ia menyinggung Dana Belanja Tak Terduga (BTT) untuk penanganan bencana di Lombok Barat yang telah disahkan Bupati belum lama ini.
Kepala Desa Sekotong Tengah, Marwan Hakim, mengatakan pemasangan pohon kelapa sebagai jembatan darurat telah dimulai secara gotong royong oleh warga dan turut dibantu Ketua DPRD di lokasi.
Sementara itu, Kepala Bidang Darurat dan Logistik BPBD Lombok Barat, Toni Hidayat, menyatakan pihaknya tetap akan melakukan pengawasan terhadap pembangunan jembatan darurat tersebut. “Nanti itu kita awasi, karena itu teknis,” pungkasnya singkat.

