24.5 C
Mataram
Jumat, 6 Februari 2026
BerandaLombok BaratMediasi ke-3 Kebisingan Suara Musik, Semua Pihak Sepakat Berdamai

Mediasi ke-3 Kebisingan Suara Musik, Semua Pihak Sepakat Berdamai

Lombok Barat (Inside Lombok) — Pemerintah Desa Batu Layar Barat, Kecamatan Batu Layar, Kabupaten Lombok Barat, berhasil menuntaskan keluhan warga perbukitan pada mediasi ketiga. Di mana, beberapa minggu terakhir warga perbukitan mengeluhkan kebisingan yang disampaikan oleh warga perbukitan Kampung Duduk.

Gangguan yang telah dilaporkan seperti musik dengan volume tinggi, termasuk karaoke, DJ, dan musik dangdut. Suara bising ini diduga berasal dari Pantai Duduk serta sejumlah warung di tepi pantai. Mediasi yang berlangsung mempertemukan semua pihak terkait, seperti pihak pelapor, pihak terlapor, tokoh masyarakat, serta perwakilan dari Polsek Batu Layar, Camat Batu Layar, dan Posramil Batu Layar. Pertemuan dipimpin langsung oleh Kepala Desa Batu Layar Barat bersama Kaur Desa, dengan suasana yang konstruktif dan penuh kekeluargaan.

Dalam forum tersebut, setiap pihak diberi kesempatan penuh untuk menyampaikan pandangan, klarifikasi, dan usulan solusi. Melalui dialog yang terbuka dan transparan, para pihak berhasil mencapai kesepakatan bersama. Kesepakatan tersebut langkah konkret untuk mencegah gangguan serupa terulang dan menjaga keharmonisan warga. Kesepakatan ini juga diharapkan dapat meluruskan informasi atau narasi yang simpang siur di kalangan masyarakat, dan sekaligus sebagai permintaan maaf kepada masyarakat. Dengan harapan semoga kejadian ini dapat mempererat hubungan baik antar warga. “Beberapa kesepakatan yang disepakati yaitu pihak vila minta sound volume dan jam operasional diatur,” kata Kepala Desa Desa Batulayar Barat, Marjuni, dalam surat kesepakatan yang ditandatangani secara resmi.

Selain itu, pemilik warung juga sudah sepakat untuk mengatur volume musik, terutama pada malam minggu. Sementara itu, Kepala Desa Batulayar Barat meminta agar Komunitas Vila perbukitan untuk memulihkan nama baik. Di mana sebelumnya narasi yang dibuat di media sosial tidak sesuai dengan yang terjadi di lapangan. “Pihak Vila sudah bersedia memberikan keterangan kepada media yang memposting terkait suara bising sound tersebut,” kata Marjuni.

Warga perbukitan Kampung Duduk menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kepala Desa Batulayar Barat yang telah memfasilitasi proses mediasi dengan bijak dan adil. Penghargaan serupa juga disampaikan kepada pihak kepolisian, Pemerintah Kecamatan, dan jajaran TNI yang hadir dan berperan aktif menjaga ketertiban jalannya mediasi. Dengan adanya kesepakatan ini, semua pihak berkomitmen untuk saling menghormati, menjaga ketentraman, dan menjadikan Desa Batulayar Barat sebagai contoh masyarakat yang mampu menyelesaikan masalah melalui musyawarah damai.

Komitmen ini juga sejalan dengan upaya mempertahankan Pantai Duduk sebagaimana mestinya. Sebuah pantai indah dengan pasir lembut, pemandangan menawan, dan suasana tenang. Suasana ini sangat memungkinkan pengunjung menikmati pesona alam tanpa terganggu musik keras yang mengusik kenyamanan.

- Advertisement -

Berita Populer