Lombok Barat (Inside Lombok) – Sejumlah jamaah di Lombok Barat (Lobar) merasa ditipu oleh salah satu jasa travel haji dan umrah. Pasalnya, setelah menyetor biaya umrah keberangkatan selalu ditunda bahkan hingga tiga kali sehingga kasus ini sudah dilaporkan ke aparat kepolisian.
Salah seorang jemaah, inisial BP, asal Lobar, menceritakan awal mula ketertarikannya memilih jasa perjalanan Haji dan Umrah Casanova. Dalam video yang diposting oleh beberapa influencer lokal, pelayanan yang diberikan kepada jemaah sangat memuaskan sehingga BP mendaftarkan orang tuanya untuk berangkat melalui travel tersebut.
“Saya lihat di postingan salah satu selebgram. Memang setiap akhir tahun memberangkatkan orang umrah. Ada beberapa selebgram yang dibawa dan dari itu kita percaya,” katanya Minggu (21/9) siang.
BP menuturkan, jadwal pemberangkatan pertama yaitu pada 27 Juli lalu. Namun ditunda hingga 6 Agustus dan kembali dijanjikan pada tanggal 9 Agustus selanjutnya belum ada kejelasan dari pihak travel. “Kita terima alasan penundaan pertama itu. Penundaan kedua itu alasannya karena nama paspor yang belum lengkap. Kita tidak tahu, karena paspor itu pihak travel yang pegang,” katanya.
Dengan bermacam alasannya, pihak travel membuat surat penyataan untuk menyakinkan jamaah bahwa akan diberangkatkan. Dimana dalam surat pertanyaan tersebut, pihak Travel Haji dan Umrah Casanova bersedia mengembalikan biaya yang sudah disetorkan para jamaah. Jika tidak, maka mereka akan menyerahkan seluruh asetnya. “Ada 34 jemaah dan belum ada yang berangkat sama sekali,” tutur BP.
Selain itu, biaya pemberangkatan yang ditentukan berbeda-beda antar jemaah. Dimana, salah satu jemaah membayar Rp56 juta untuk dua orang. Sementara yang lain ada yang mencapai Rp72 juta untuk dua orang. “Kita minta uang kembali. Karena di surat pernyataanya itu 100 persen uang kembali. Kami juga sudah lapor ke aparat kepolisian. Ada empat jamaah yang sudah lapor,” katanya.
Meksi uang belum dikembalikan, beberapa jamaah tetap berangkat umrah melalui jasa perjalanan haji dan umrah yang lain. Dan diakui, hanya dalam empat hari orang tua BP sudah langsung diberangkatkan. “Kita sudah pilih travel yang lain dan sekarang orang tua saya sudah pulang,” tegasnya.
Sementara itu, pemilik jasa perjalanan Travel Haji dan Umrah Casanova, Nova Putri Fersilia, merespon singkat isu yang beredar. Ia mengatakan, para jemaah akan tetap diberangkatkan. Ia menjanjikan pemberangkatan jemaah akan dilakukan dalam waktu dekat. Namun terkait dengan alasan menunda pemberangkatan tersebut, Nova tidak merespon. “Jemaah akan diberangkatkan dalam waktu dekat,” katanya melalui melalui pesan singkat di WhatsApp.

