24.5 C
Mataram
Jumat, 6 Februari 2026
BerandaLombok BaratMusim Hujan di NTB Belum Merata, Sebagian Wilayah Masih dalam Masa Peralihan

Musim Hujan di NTB Belum Merata, Sebagian Wilayah Masih dalam Masa Peralihan

Lombok Barat (Inside Lombok) – Awal musim penghujan di Provinsi NTB hingga Rabu (19/11/2025) tercatat belum merata, meskipun beberapa wilayah mulai dilanda hujan. Sebagian besar daerah lainnya masih berada pada periode peralihan dari musim kemarau.

Ketua Tim Data dan Analisis Stasiun Klimatologi NTB, Bastian Andarino, menyampaikan bahwa sebagian kecil wilayah telah memasuki musim hujan.

“Saat ini sebagian kecil wilayah NTB sudah memasuki awal musim hujan,” ungkapnya. Daerah yang sudah menerima hujan meliputi Kota Mataram dan sebagian Kabupaten Lombok Barat yang berbatasan dengan Mataram, Kabupaten Sumbawa Barat bagian selatan, serta sebagian wilayah tengah Kabupaten Sumbawa.

Menurut Bastian, wilayah lainnya masih berada pada fase peralihan yang ditandai perubahan cuaca cepat dari cerah menjadi mendung disertai potensi hujan sedang hingga lebat. Ia juga menambahkan adanya potensi petir dan angin kencang pada siang hingga sore hari. “Pada periode ini biasanya ditandai dengan kondisi cuaca yang cepat perubahannya,” terangnya.

Ia menjelaskan bahwa suhu gerah masih dirasakan di daerah yang belum turun hujan akibat kelembaban udara tinggi. “Perasaan gerah yg kita rasakan saat tidak ada hujan dikarenakan kelembaban udara yang cukup tinggi. Sehingga keringat yang kita hasilkan tidak dapat menguap secara maksimal dikarenakan udara di sekitar badan kita jenuh,” jelasnya.

Bastian menyebut musim hujan tahun ini diperkirakan maju atau sama dengan tahun sebelumnya, dengan curah hujan merata di seluruh NTB pada akhir November. “Awal musim hujan di tahun ini untuk Provinsi NTB diprediksi sama hingga maju (lebih awal) daripada normalnya. Paling cepat Oktober III paling lambat Desember I,” pungkasnya.

Berdasarkan pemantauan, sejumlah wilayah telah memasuki musim hujan sejak Oktober I, sementara akhir musim hujan diperkirakan berlangsung pada Maret hingga April 2026.

- Advertisement -

Berita Populer