32.5 C
Mataram
Jumat, 6 Februari 2026
BerandaLombok BaratOperasi Zebra di Lombok Barat Didominasi Pelanggaran Tidak Gunakan Helm

Operasi Zebra di Lombok Barat Didominasi Pelanggaran Tidak Gunakan Helm

Lombok Barat (Inside Lombok) – Satlantas Polres Lombok Barat mencatat ribuan pelanggaran lalu lintas selama pelaksanaan Operasi Zebra 2025 yang berlangsung dua pekan terakhir. Dari hasil penindakan, tercatat 13 pelanggaran ditilang, 1.050 pelanggar diberikan teguran, serta enam kasus kecelakaan lalu lintas dengan korban luka ringan tanpa korban meninggal.

Kasat Lantas Polres Lombok Barat, Iptu Dina Rizkiana, mengatakan operasi tahun ini lebih menekankan pendekatan edukatif melalui kegiatan preemtif dan preventif kepada pengguna jalan. “Pada operasi zebra kali ini, lebih mengedepankan edukatif. Kegiatan preemtif dan preventif kepada masyarakat pengguna jalan,” ujarnya, Selasa (02/12/2025).

Selain penegakan aturan, petugas juga membagikan hadiah kepada pengendara yang tertib. “Kita juga memberikan reward berupa helm dan juga bingkisan pada Jumat berkah kemarin, bersama jasa raharja dan juga honda,” imbuhnya.

Dina menyebut pelanggaran yang paling dominan adalah pengendara tidak menggunakan helm, terutama pada kelompok usia 15 hingga 30 tahun. Tindakan penilangan dilakukan terutama pada malam hari menyusul keluhan masyarakat terkait maraknya balap liar. “Di situ kita temukan (balap liar) di atas jam 1 malam,” ujarnya. Dari 13 penilangan yang dilakukan, 10 kendaraan diamankan ke unit tilang Satlantas Polres Lombok Barat.

Dina menambahkan bahwa jumlah tilang tahun ini lebih sedikit dibanding tahun sebelumnya karena penindakan lebih mengutamakan pendekatan humanis. Ia berharap pola tersebut dapat meningkatkan kesadaran berlalu lintas masyarakat. “Bukan berarti karena ada razia, karena ada polisi. Tapi memang perlu kesadaran diri masing-masing untuk selalu tertib,” tutupnya.

- Advertisement -

Berita Populer