27.5 C
Mataram
Minggu, 22 Februari 2026
BerandaLombok BaratPBNU Resmikan Puluhan SPPG NU di Lombok Barat

PBNU Resmikan Puluhan SPPG NU di Lombok Barat

Lombok Barat (Inside Lombok) – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) resmikan 41 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dipusatkan di Pondok Pesantren Darul Qur’an Bengkel, Lombok Barat, Sabtu (21/2/2026). Peresmian ini merupakan bagian dari jaringan tim konsultasi dan akselerasi program MBG yang dibentuk PBNU untuk memperluas layanan pemenuhan gizi bagi penerima manfaat.

Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya, mengatakan secara keseluruhan SPPG NU yang telah beroperasi mencapai sekitar 200 unit. PBNU juga masih memproses sekitar 100 unit SPPG di BGN dan menargetkan pembangunan hingga 1.000 unit di seluruh pondok pesantren.

“Mudah-mudahan dalam waktu yang tidak terlalu lama lagi target 1.000 SPPG yang kita canangkan bisa tercapai,” katanya.

Ia menjelaskan, peresmian kali ini merupakan yang keempat setelah sebelumnya dilakukan di Cirebon, Jember, dan Batang. Dari 41 SPPG yang diresmikan, tidak hanya berasal dari Provinsi NTB, tetapi juga dari Jawa Tengah dan Jawa Timur. NTB tercatat sebagai tiga besar daerah dengan jumlah SPPG NU terbanyak, yakni 36 unit. “Ini yang keempat kalinya. Sebelumnya di Cirebon, kemudian di Jember, Batang dan saat ini di NTB,” katanya.

Gus Yahya menegaskan pentingnya menjaga kualitas menu yang diberikan kepada penerima manfaat. Ia meminta pengelola SPPG tidak hanya berfokus pada capaian statistik, tetapi memastikan pemenuhan gizi peserta didik.

“Saya ulang-ulang setiap bertemu dengan TKA dan jaringan SPPG NU. Bahwa murid santri dan penerima manfaat dari program MBG ini bukan sekedar statistic. Jangan sampai terjadi sesuatu yang tidak diinginkan,” katanya.

Ia meminta seluruh pengelola SPPG NU memastikan standar mutu makanan dijaga secara ketat karena menyangkut masa depan generasi bangsa. Program SPPG NU dirancang sebagai kontribusi organisasi dalam mendukung agenda nasional penguatan ketahanan pangan serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Di NTB, keberadaan SPPG diharapkan dapat meningkatkan kualitas gizi para santri sekaligus memperkuat layanan sosial berbasis keumatan. Peresmian di Pondok Pesantren Darul Qur’an Bengkel ditandai dengan seremonial simbolis dan peninjauan langsung fasilitas penyediaan makanan bergizi seimbang.

- Advertisement -

Berita Populer