24.5 C
Mataram
Jumat, 6 Februari 2026
BerandaLombok BaratPemeliharaan Destinasi Wisata Kurang, Pemda Lobar Disebut Hanya Hobi Membangun

Pemeliharaan Destinasi Wisata Kurang, Pemda Lobar Disebut Hanya Hobi Membangun

Lombok Barat (Inside Lombok) – Para pelaku pariwisata di Lombok Barat (Lobar) mengaku miris melihat banyaknya fasilitas yang terbengkalai di destinasi wisata yang ada di kabupaten tersebut. Padahal, jika dimanfaatkan, dapat mendukung pertumbuhan ekonomi dan promosi pariwisata. Karena itu, Pemda Lobar pun dinilai hanya pandai membangun, tapi tidak memperhatikan perawatan fasilitas yang sudah ada.

“Seharusnya banyak bangunan-bangunan pariwisata yang dimanfaatkan sesuai fungsinya, tapi ini dibiarkan terbengkalai. Hanya dibangun kemudian ditinggalkan,” kritik seorang pelaku pariwisata Lobar, Mangku Bumi Kahuripan di hadapan Ketua Komisi II DPRD Lobar, Selasa (27/06/2023).

Kondisi itu dinilai tidak sesuai dengan tujuan pembangunan tersebut dan justru merugikan daerah. “Salah satunya itu Gedung Seni dan Budaya yang ada di Narmada. Dari peresmiannya, sampai sekarang sudah berganti pemimpin, kemudian pemimpin yang sekarang sudah diujung masa jabatan, tapi masih belum dimanfaatkan,” herannya.

Begitu pun dengan bangunan-bangunan lainnya yang bernasib sama, seperti Balai UMKM yang dibangun di tepi sungai di wilayah Pusuk Lestari, kemudian Taman Gunung Sasak di Kuripan yang sayangnya sejak tuntas dibangun, hingga saat ini gedung-gedung dengan harga fantastis itu tak kunjung dimanfaatkan pemerintah. Ironisnya, fasilitas-fasilitas itu justru dibiarkan terbengkalai.

“Kami sebagai pelaku pariwisata ini jadi bingung sendiri, ini pemda bersama Dinas Pariwisata, bangun-bangun fasilitas pariwisata itu untuk apa kalau tidak difungsikan?” tanya dia.

Senada, Ketua Komisi II DPRD Lobar, Abubakar Abdullah menyebut bahwa hal ini terkait dengan keputusan tentang perencanaan. Diakuinya, selama ini banyak program yang sudah direncanakan di Lobar, tapi tak berjalan dengan baik.

“Kita (Lombok Barat) hanya hobi membangun, tapi tidak bisa memelihara, memaintenance. Apalagi mendapatkan sesuatu (manfaat) dari bangunan itu,” tukas Abu. Ia pun berpesan, jangan sampai Pemda Lobar hanya akan merencanakan kegagalan. Sehingga perlu adanya prioritas dalam pembangunan dan penyusunan program di Lobar ke depannya. (yud)

- Advertisement -

Berita Populer