Lombok Barat (Inside Lombok) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Barat terus memperkuat perencanaan aksi konvergensi dalam percepatan pencegahan dan penurunan stunting melalui penguatan data dan sinergi lintas sektor. Upaya tersebut dibahas dalam forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tematik yang melibatkan pemerintah daerah hingga tim percepatan penanganan stunting.
Wakil Bupati Lombok Barat, Nurul Adha, mengatakan selama beberapa tahun terakhir pemerintah daerah telah menjalankan berbagai program pencegahan dan penurunan stunting secara berkesinambungan dan terintegrasi. Menurutnya, keberhasilan program tersebut sangat bergantung pada komitmen serta sinergi seluruh pemangku kepentingan.
“Karena itu, komitmen, kerjasama, serta sinergitas seluruh pemangku kepentingan menjadi faktor penentu keberhasilan, dalam upaya percepatan pencegahan dan penurunan stunting di Kabupaten Lombok Barat,” ujarnya.
Ia menjelaskan langkah percepatan penurunan stunting di Lombok Barat dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkat desa hingga kabupaten dengan melibatkan berbagai sektor. Peran Tim Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting (TP3S) di tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa dan kelurahan juga dinilai penting dalam menjalankan program secara terukur dan berbasis data yang akurat.
“TP3S harus mampu mengidentifikasi berbagai tantangan, kendala, kekurangan, serta potensi yang ada di wilayah masing-masing. Dengan identifikasi yang tepat dan perencanaan yang matang, langkah-langkah strategis yang diambil akan lebih terarah dan tepat sasaran dalam mendukung percepatan penurunan stunting di Kabupaten Lombok Barat,” tegasnya.
Melalui Musrenbang tematik yang mengusung tema “Penguatan Perencanaan Aksi Konvergensi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2026”, pemerintah daerah melibatkan para camat serta tim percepatan penurunan stunting untuk menyusun langkah strategis penanganan stunting secara terpadu.
Pemkab Lombok Barat berharap forum tersebut dapat memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan sehingga upaya pencegahan dan penurunan stunting dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan demi mewujudkan generasi Lombok Barat yang sehat dan berkualitas.

