26.5 C
Mataram
Selasa, 27 Januari 2026
BerandaLombok BaratPolisi Selidiki Penyebab Kematian Mayat Terbakar di Sekotong

Polisi Selidiki Penyebab Kematian Mayat Terbakar di Sekotong

Lombok Barat (Inside Lombok) – Polres Lombok Barat menyelidiki penemuan mayat dalam kondisi hangus terbakar di pinggir jalan raya Dusun Batu Leong, Desa Sekotong Barat, Kecamatan Sekotong, pada Minggu (25/01) sekitar pukul 16.30 Wita. Hingga kini, identitas korban yang sementara disebut Mr. X masih belum diketahui dan dalam proses identifikasi. Polisi mengimbau warga yang kehilangan anggota keluarga agar segera melapor.

Kasat Reskrim Polres Lombok Barat, AKP Lalu Eka Arya Mardiwinata, mengatakan laporan awal diterima setelah seorang remaja setempat mencium bau menyengat dan melihat asap dari tumpukan sampah di lahan kosong saat hendak menuju kebun. Setelah kembali dari kebun dan mengamati lebih dekat, saksi menyadari adanya bagian tubuh manusia yang terbakar.

“Benar bahwa pada hari Minggu sekitar pukul 16.30 Wita, personel kami mendapatkan laporan mengenai penemuan jenazah dengan kondisi luka bakar di pinggir jalan raya Dusun Batu Leong. Tim dari Sat Reskrim bersama Unit Identifikasi langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pengecekan awal dan olah TKP,” beber Lalu Eka, dalam keterangan tertulis yang diterima Inside Lombok, Senin (26/01/2026).

Remaja tersebut kemudian memberitahu kerabatnya hingga informasi menyebar ke warga sekitar. Warga mendatangi lokasi dan membantu memadamkan sisa api pada tubuh korban sebelum menghubungi Polsek Sekotong untuk penanganan lebih lanjut.

“Tim Inafis Polres Lombok Barat langsung melakukan olah TKP secara intensif selama kurang lebih dua jam. Mulai pukul 19.00 hingga 21.00 Wita,” jelasnya. Dalam proses tersebut, petugas menyisir area beberapa meter dari posisi jenazah dan mengamankan sejumlah barang bukti.

“Kami mengamankan beberapa barang bukti. Diantaranya tumpukan sampah di sekitar korban, bekas plastik pengiriman paket. Kemudian satu botol mineral berisi sisa cairan berwarna hijau yang diduga bahan bakar jenis pertalite, serta seutas tali nilon yang ditemukan tepat di bawah tubuh korban,” paparnya.

Menurut Lalu Eka, temuan botol bahan bakar dan tali nilon menjadi fokus penyelidikan untuk menentukan penyebab kematian, termasuk kemungkinan adanya tindak pidana. Jenazah korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda NTB untuk identifikasi dan pemeriksaan medis lebih lanjut.

“Langkah selanjutnya, kami sudah membuat Laporan Polisi Model A dan sedang menyusun administrasi penyelidikan lebih mendalam. Autopsi sangat penting dilakukan untuk memperjelas penyebab kematian korban secara medis,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, lokasi kejadian masih dipasangi garis polisi dan kepolisian mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dalam beberapa hari terakhir agar segera melapor ke Polres Lombok Barat atau Polsek terdekat.

- Advertisement -

Berita Populer