25.5 C
Mataram
Jumat, 6 Februari 2026
BerandaLombok BaratTata Kawasan Senggigi, Lapak PKL di Pinggir Jalan Ditertibkan

Tata Kawasan Senggigi, Lapak PKL di Pinggir Jalan Ditertibkan

Lombok Barat (Inside Lombok) – Sebagai upaya dalam menata kawasan wisata Senggigi, agar lebih rapi. Satpol PP bersama dengan Dinas terkait lainnya penertiban lapak pedagang kaki lima (PKL) yang masih menggunakan badan jalan dan mengganggu pemandangan.

Kasat Polpp Lombok Barat, I Ketut Rauh mengatakan, bahwa kegiatan penertiban itu merupakan tindaklanjut atas arahan Bupati Lalu Ahmad Zaini (LAZ) untuk menjaga ketertiban umum dan mendukung wajah wisata Senggigi agar lebih tertata.

Penertiban itu pun dilakukan di sepanjang jalur utama dari depan Aruna hingga Pasar Seni. Setelah sebelumnya dilakukan sosialisasi kepada para pedagang yang bersangkutan. Sehingga langkah tegas penertiban ini dilakukan terhadap para pedagang yang belum membongkar lapak dan masih meninggalkan gerobaknya di badan jalan.

“Kami sudah memberikan kesempatan dan sosialisasi sebelumnya. Penertiban hari ini merupakan langkah terakhir agar area ini kembali rapi,” tegas Rauh, Jumat (21/11/2025).

Ia juga menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemantauan terhadap pedagang yang masih enggan ditertibkan. Terutama yang masih tetap meninggalkan lapak atau gerobaknya di area yang telah dilarang. Karena dirinya memastikan bahwa langkah penertiban akan dilakukan secara berkelanjutan dengan tetap mengedepankan pendekatan humanis.

“Kami tidak ingin merugikan pedagang. Yang kami inginkan hanya keteraturan. Pedagang tetap bisa mencari nafkah, tetapi harus mengikuti aturan yang berlaku (di lokasi yang sudah ditentukan) agar tidak mengganggu estetika kawasan wisata,” terangnya.

Lebih lanjut, Rauh menekankan pentingnya kerjasama lintas sektor dalam menjaga ruang publik. “Penataan Senggigi ini bukan kerja satu Dinas saja, ini kerja bersama. Kalau kawasan bersih dan tertib, maka wisatawan akan merasa nyaman dan akan kembali datang,” pungkasnya.

Dengan penataan tersebut, Pemerintah Daerah Lombok Barat berharap kawasan wisata Senggigi bisa semakin rapi, aman, dan menarik bagi wisatawan. Sehingga mampu mendorong peningkatan kunjungan, serta pertumbuhan ekonomi lokal.

Rangkaian kegiatan penertiban itu diakui Rauh juga berjalan lancar tanpa hambatan dan penolakan. Para pedagang pun disebut merespon dengan baik, karena mereka paham akan tujuan penertiban itu, demi Senggigi yang lebih rapi dan nyaman.

- Advertisement -

Berita Populer