Lombok Barat (Inside Lombok) – Pelabuhan Senggigi, Lombok Barat, mulai menambah jumlah trip kapal setelah uji sandar dinyatakan berhasil pada pekan lalu. Penambahan trip dilakukan operator kapal cepat sebagai tindak lanjut hasil uji kelayakan dermaga sebelum peningkatan operasional penumpang secara menyeluruh.
Kepala Dinas Perhubungan Lombok Barat, M. Hendrayadi, mengatakan uji sandar dilakukan dalam kondisi cuaca yang kurang bersahabat, namun proses sandar kapal berjalan aman dan stabil. Hal tersebut menjadi indikator bahwa dermaga Pelabuhan Senggigi dapat digunakan dalam berbagai situasi.
“Alhamdulillah hasilnya (uji sandar, Red) cukup baik dan dermaga (pelabuhan Senggigi) sangat layak digunakan,” ungkap Hendra, akhir pekan kemarin.
Ia menjelaskan, dari hasil uji sandar masih terdapat sejumlah catatan teknis yang perlu disempurnakan, terutama terkait aksesoris dan fasilitas keselamatan penumpang. Meski tidak bersifat mendesak, catatan tersebut tetap akan menjadi bahan evaluasi.
“Ada beberapa masukan yang kami terima, terutama soal perlengkapan keselamatan. Memang tidak terlalu urgent, tapi tetap penting dan akan kami jadikan pertimbangan,” lugasnya.
Seiring rampungnya uji sandar, penambahan trip kapal mulai direalisasikan pekan ini. Operator kapal cepat Eka Jaya yang sebelumnya melayani tiga trip per hari di Pelabuhan Senggigi, kini menambah layanan menjadi enam trip per hari. Dari enam perjalanan tersebut, lima kapal melakukan bongkar penumpang dan satu kapal muat.
Dengan peningkatan tersebut, arus kedatangan penumpang ke Lombok Barat diperkirakan meningkat signifikan. “Artinya, arus kedatangan akan semakin ramai. Bahkan pada siang hari, nanti bisa ada dua kapal yang sandar sekaligus,” jelas Hendra.
Melalui kesepakatan bersama Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP), peningkatan jumlah trip ini diharapkan dapat menghidupkan kembali kawasan wisata Senggigi dan sekitarnya, termasuk mendukung mobilitas wisatawan serta masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.
“Kami ingin menciptakan kenyamanan bagi operator, penumpang, dan seluruh pendukung dermaga. Kalau semuanya nyaman, maka pergerakan orang dan ekonomi akan ikut meningkat,” pungkasnya.
Hendra menambahkan, dermaga Senggigi mampu menampung kapal cepat berukuran di bawah 500 GT dengan kapasitas sekitar 400 penumpang. Dengan kapasitas tersebut, ia optimistis akan ada operator kapal baru yang masuk ke Pelabuhan Senggigi dalam waktu dekat. “Kalau fasilitas bisa kita siapkan lebih baik lagi, sangat memungkinkan akan ada operator baru yang menyusul,” tutupnya.

