31.5 C
Mataram
Jumat, 6 Februari 2026
BerandaLombok TengahAda Kasus MBG Basi, Pemda Loteng Minta Pengelola Dapur Lebih Teliti

Ada Kasus MBG Basi, Pemda Loteng Minta Pengelola Dapur Lebih Teliti

Lombok Tengah (Inside Lombok) – Bupati Lombok Tengah (Loteng) Lalu Pathul Bahri meminta kepada mitra penyedia Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk tidak asal-asalan dalam menyediakan menu untuk para siswa, terlebih sudah ada kasus MBG yang basi dan tidak layak dikonsumsi.

“Saya berharap hal ini menjadi perhatian semua pengelola dapur, karena makanan yang dikelola ini untuk anak-anak sekolah, mereka belajar sampai siang, tentu harus mendapat gizi,” ujarnya, Kamis (28/8). Pathul menjelaskan, tujuan pemerintah pusat memberikan anak-anak ini MBG agar mendapatkan gizi yang cukup, sehingga kedepannya bisa menjadi anak yang cerdas, hebat, dan pintar, “Saya himbau kepada seluruh pengelola harus memperhatikan gizi sesuai dengan aturan dari Badan Gizi Nasional (BGN), jadwalnya sudah ada di tabel menu dan harus disesuaikan,” katanya.

Pathul menegaskan, Pengelola dapur MBG harus lebih teliti dalam menyediakan MBG, jangan sampai menu yang sudah diantar ke sekolah sampai basi dan tidak layak dimakan oleh para siswa dan menjadi mubazir, “Jangan sampai ada yang basi, karena ini akan dikonsumsi oleh anak-anak sekolah, kalau sampai sakit, kan susah. Bukan makanan bergizi namanya kalau bikin sakit,” tegasnya. Kendati, demikian Pathul menegaskan bahwa tugas pengawasan ini menjadi tanggung jawab semua pihak, terlebih negara sudah memberikan anggaran yang cukup besar dalam melaksanakan program prioritas Presiden Prabowo.

- Advertisement -

Berita Populer