Lombok Tengah (Inside Lombok) – Pemerintah Daerah (Pemda) Lombok Tengah (Loteng) tidak menjadwal car free night (CFN) selama Ramadan, karena terbentur dengan jadwal tarawih dan tadarusan.
Kepala Bidang SDM Dinas Pariwisata Loteng, Lalu Imam Mahardika mengatakan selama Ramadan program CFN di Loteng ditiadakan, karena pemda cukup banyak kegiatan yang bisa dinikmati oleh masyarakat. “Kalau sore kan ada Khazanah Ramadan di Alun-alun Tastura Praya dan Bazar UMKM dan lomba tadarusan di Masjid agung,” ujarnya, Kamis (13/3).
Selain itu, masyarakat juga sedang fokus menjalani ibadah salat tarawih dan tadarusan sehingga CFN bulan ini diundur hingga April. “Kita akan gelar setelah lebaran, insyaallah akan diadakan kembali tanggal 5 April 2025, sekaligus dengan perayaan lebaran ketupat dan masih dalam masa lebaran,” imbuhnya.
Dijelaskan sebelumnya, CFN menjadi ajang untuk menyaksikan berbagai hiburan menarik, mulai dari panggung seni, live musik, hingga pertunjukan seni tradisional khas Lombok seperti Gendang Beleq serta mencicipi kuliner yang disediakan tersedia menjadi daya tari bagi pengunjung.
“Ini sudah tahun ketiga, CFN telah menjadi magnet yang luar biasa bagi masyarakat. Praya akan semakin diakui sebagai kota kreatif di Indonesia,” tambahnya. Namun, dalam gelaran CFN ini pihaknya menekankan kepada pelaku UMKM untuk menyediakan tempat sampah dan pengunjung bisa menjaga kebersihan selama acara berlangsung.
“Jadi evaluasi kami selama ini soal kebersihan dan ketertiban padahal jalan sudah ditutup jebol juga diterobos. masyarakat juga harus sadar buanglah sampah di tempat yang telah disediakan agar acara tetap nyaman dan tertib,” imbaunya. (fhr)

