Lombok Tengah (Inside Lombok) – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lombok Tengah (Loteng), Ferdian Elmansyah terus mengejar realisasi pembangunan fasilitas creative hub di Alun-alun Tastura, Praya. Mendorong wacana itu cepat terealisasi, pertemuan dengan Sekretaris Daerah (Sekda) Loteng, Lalu Firman Wijaya pun sudah dilakukan.
“Supaya Praya ini juga ada daya tariknya nanti. Alhamdulillah, Pak Sekda menyambut baik rencana itu. Sejauh ini kita diminta untuk berkolaborasi, karena pemkab tidak bisa sendiri. Kalau kita sekedar mendorong juga tidak bisa, kita juga sudah siap-lah berkolaborasi dengan teman-teman komunitas pelaku seni dan kreatif,” ujar Ferdi di Praya, Rabu (12/3).
Dikatakan Bajang Ferdi, sapaan akrabnya, terkait rencana pembangunan creative hub ini Sekda Loteng meminta supaya konsepnya dimatangkan dengan menyerap langsung masukan dari para pekerja kreatif dan pihak lainnya yang mungkin terlibat dalam penggunaan creative hub. “Setelah lebaran kita akan memulai diskusi dengan teman-teman pelaku seni seperti apa kebutuhannya, fasilitas yang perlu dihadirkan dan lain sebagainya,” ujarnya.
Ia mengaku sudah lama menerima aspirasi agar diadakan wadah untuk menampung pekerja kreatif di Loteng. Aspirasi itu utamanya datang dari komunitas dan pelaku seni. “Saya juga setiap turun dapil, teman-teman pemuda khususnya di Kopang, memang sangat butuh wadah itu untuk berkreasi, berkarya,” terang Bajang Ferdi.
Dicontohkan, beberapa waktu lalu sempat ada Mandalika Creative Hub. Namun sayangnya tidak berjalan baik. Untuk itu ia akan mengidentifikasi apa kendala di sana untuk selanjutnya dipetakan kebutuhan program agar bisa berkelanjutan.
Nantinya, creative hub yang akan dibangun memiliki tiga fungsi utama. Antara lain coworking space atau ruang kerja bersama yang nyaman, creative space atau ruang kreatif sebagai tempat pementasan, kemudian maker space atau ruang penciptaan berupa studio.
“Saya melihat di Jakarta, Bandung, Semarang banyak sekali memang (creative hub). Talenta di Loteng ini-kan banyak. Itu yang masih tersembunyi dan perlu segera untuk diwadahi biar tidak hilang potensi mereka,” tandasnya. (fhr)

