BerandaLombok TengahDua Dapur MBG di Lombok Tengah Disuspend BGN

Dua Dapur MBG di Lombok Tengah Disuspend BGN

Lombok Tengah (Inside Lombok) – Dua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur penyedia Makan Bergizi Gratis (MBG) di Lombok Tengah, yakni SPPG Bonder dan SPPG Bunut Baok, disuspend oleh Badan Gizi Nasional (BGN) setelah inspeksi mendadak, dan saat ini tengah menjalani proses renovasi, Kamis (26/3). Sanksi penghentian sementara diberikan selama dua minggu untuk perbaikan fasilitas.

Koordinator Wilayah SPPI Lombok Tengah, Muhamad Ihsan, menjelaskan bahwa kedua dapur tersebut dihentikan operasionalnya setelah sidak oleh BGN. “Dua dapur di Lombok Tengah setelah di Sidak BGN lansung disuspend atau diberhentikan sementara untuk melakukan perbaikan. Dapur di Desa Bonder milik pak dewan sama Dapur di Bunut Baok,” ujarnya.

Ia menyebutkan, berdasarkan informasi dari koordinator kecamatan, kedua dapur tersebut saat ini sedang dalam proses perbaikan. “Informasi dari korcam sedang berproses perbaikan apakah benar itu nanti akan kita turun cek setelah dua minggu, kalau belum selesai kemungkinan akan dibekukan permanen,” katanya.

Ihsan menambahkan, apabila dalam waktu dua minggu perbaikan belum rampung, maka dapur tidak diperbolehkan kembali beroperasi dan harus mengajukan perpanjangan waktu kepada BGN. “Kalau proses perpanjangan waktu renovasi itu tergantung dari BGN, progresnya sejauh mana nanti itu BGN yang menentukan,” imbuhnya.

Seluruh SPPG dijadwalkan mulai menyalurkan MBG kepada penerima manfaat pada 31 Maret mendatang. Namun, jika dua dapur yang disuspend belum menyelesaikan renovasi, maka tidak dapat ikut menyalurkan program tersebut. “Kalau mereka nekat beroperasi sebelum rampung renovasi dan belum ada surat resmi dari BGN maka terancam ditutup permanen. maka SPPG harus mengajukan surat operasional kembali ke BGN,” tandasnya.

Saat ini, proses renovasi kedua dapur masih berlangsung dan akan dievaluasi kembali setelah masa suspend berakhir.

- Advertisement -

Berita Populer